E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Jurnal E-Dimas (Educations-Pengabdian kepada Masyarakat), dengan nomor ISSN 2087-3565 (cetak) dan ISSN 2528-5041 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas PGRI Semarang. Jurnal E-Dimas merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, pemasaran, keamanan pangan lokal, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Jurnal E-Dimas menerbitkan jurnal dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret dan September. Kontributor dalam jurnal ini merupakan staf pengajar Universitas PGRI Semarang dan perguruan tinggi-perguruan tinggi lainnya.
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol 9, No 2 (2018): E-DIMAS"
:
15 Documents
clear
Upaya Pemanfaatan Sumberdaya Pedesaan Berbasis Pengembangan Kelompok Peternak melalui Pengolahan Limbah Kotoran Menjadi Produk Energi Terbarukan dan Produk yang Bermanfaat untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa Branjang Kabupaten Semarang
Kiryanto Kiryanto;
Deddy Chrismianto;
Eny Puskhah
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2018): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v9i2.1810
Desa Branjang merupakan salah satu Desa/Kelurahan yang ada di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang yang mempunyai potensi cukup besar dibidang peternakan, pertanian, perikanan. Potensi bidang peternakan sapi cukup besar dimiliki masyarakat Dusun Truko Desa Branjang dengan jumlah peternak ada 40 orang. Permasalahan yang dihadapi yaitu sampai saat ini kotoran sapi hanya ditumpuk dan dibiarkan begitu saja di pinggir kandang, belum dimanfaatkan untuk menghasilkan produk yang lebih bermanfaat. Tujuan dari kegiatan KKN-PPM ini adalah untuk memanfaatkan limbah kotoran sapi yang melimpah antara lain: untuk membuat instalasi energi terbarukan biogas, pembuatan pupuk kompos dari kotoran sapi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini oleh Tim KKN-PPM meliputi desain instalasi dan pembuatan instalasi energi terbarukan biogas yang diikuti dengan pelatihan pengopersian dan perawatan; pelatihan/workshop perancangan dan pembuatan pupuk kompos dari kotoran sapi pengemasan dan pemasaran, Luaran program pengabdian ini adalah: (1) instalasi biogas dan produk biogas, (2) pupuk kompos, (3) publikasi, dan (4) artikel ilmiah.
Peningkatan Pendapatan Petani Kopi Melalui Metode ‘Palingpegas’ Desa Damarwulan, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara
Siswadi Siswadi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2018): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v9i2.1613
Desa Damarwulan di Kabupaten Jepara di Jawa Tengah, sebagian besar penduduknya menggantungkan pendapatannya dari tanaman kopi seluas 800 hektar, dapat menghasilkan uang senilai 1,5 milyard rupiah. Jika dihitung, harga jual kopi hanya Rp 7.500/kg kopi kering. Sebaliknya, kalau dijual dalam bentuk kopi bubuk, akan laku Rp 100.000/kg. Permasalahan tersebut diatas merupakan alasan utama Tim pengusul STIMART “AMNI” Semarang mengajukan usulan program IbM di Desa Damarwulan, mengingat selisih harga jual kopi kering dan kopi bubuk yang demikian besar. Tujuan khusus yang ingin dicapai pada program IbM ini yaitu Kelompok Tani mampu memproduksi kopi bubuk secara ekonomis dan produktif serta memperluas pemasaran. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka Tim pengusul melakukan metode pendekatan penyuluhan dan praktek pembuatan biogas serta pemasaran online.
Pelatihan Guru dalam Penggunaan Internet of Things pada Madrasah Darussa’adah
Heri Satria Setiawan
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2018): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v9i2.1554
Di era globalisasi sekarang ini, teknologi berkembang dengan pesat. Seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi khususnya Internet dengan segala fungsinya di antaranya surfing, browsing, email, cloud storge telah menjadi kebutuhan bagi banyak kalangan. Efek globalisasi dibidang Teknologi Informasi salah satunya mempermudah suatu pekerjaan termasuk pula di dalam dunia kependidikan. Internet membantu para guru dalam mencari informasi, membuat bahan ajar yang menarik dan dapat menyampaikannya kepada para siswa seatraktif mungkin serta dapat menyimpan bahan ajar tersebut dan berbagi kepada sesama guru dan siswanya. Pemanfaatan TI dapat mempermudah bagi guru untuk lebih berkreasi dan berinovasi dalam pengembangan materi pelajaran di kelas. Dengan penggunaan Internet kebutuhan terhadap informasi dapat dilakukan dengan lebih cepat, mudah dan efisien sehingga diperlukan pemahaman, penguasaan dalam penggunaannya. Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini berupa penyuluhan dan pelatihan bagi Guru-guru Sekolah Madrasah Darussa’adah Jakarta, oleh Rudi H. dan Heri S. diikuti oleh 33 guru dan 2 staf ini berguna meningkatkan kemampuan mengoperasikan Internet sehingga guru dapat memperoleh bahan ajar yang up to date dan menarik yang membuat proses pembelajaran diharapkan dapat lebih efektif dan efisien serta menciptakan ruang bagi guru dan siswa untuk terlibat dalam sistem belajar mengajar yang lebih menyenangkan.
Pemanfaatan Literasi TIK melalui Peran Lagu dalam Mengembangkan Kosakata Anak
Helda Jolanda Pentury
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2018): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v9i2.2889
Pemanfaatan literasi TIK dalam pembelajaran untuk para siswa TK ternyata tidak harus melalui buku teks atau buku pegangan siswa. Banyak cara yang bisa dilakukan oleh para guru, agar para siswa mendapatkan pengetahuan dan meningkatkan kosakata Bahasa Inggris dengan metode yang menyenangkan. Jika para siswa merasa senang saat menjalani sesuatu, tentu ilmu yang diperoleh akan maksimal. Selain itu, kemampuan pedagogik guru pun diharapkan mampu menciptakan pembelajaran kreatif dan inovatif. Salah satu pemanfaatan literasi TIK dalam pembelajaran menyenangkan adalah melalui peran lagu dalam CD dan Youtube. Profesionalisme guru melalui kompetensi penggunaan dwibahasa dan teknologi dituntut dalam era ini berkaitan dengan kapasitas sebagai pendidik. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di TK Al Amanah, di Kecamatan Limo Depok. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini diharapkan mampu menstimulasi kemampuan kosakata para siswa TK dan meningkatkan profesionalisme pendidik dalam berkarya menumbuhkembangkan kemampuan literasi TIK melalui peran lagu kepada para siswa.
Pengelolaan Data Persampahan pada Bank Sampah Sempulur Asri Gedawang
Budi Warsito;
Tarno Tarno;
Suparti Suparti;
Sugito Sugito;
Sri Sumiyati
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2018): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v9i2.1503
Bank sampah adalah suatu sistem pengelolaan sampah kering secara kolektif yang mendorong masyarakat untuk berperan serta aktif di dalamnya. Sistem ini akan menampung, memilah, dan menyalurkan sampah bernilai ekonomi sehingga masyarakat mendapat keuntungan ekonomi dari menabung sampah. Keberadaan bank sampah mempunyai arti penting baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi. Pada Bank Sampah Sempulur Asri pengelolaan dan pencatatan data yang dilakukan masih sangat sederhana karena keterbatasan kemampuan dari pengelola maupun masih kurangnya kesadaran akan pentingnya pencatatan data persampahan. Oleh karena itu diperlukan suatu kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan mencatat data persampahan bagi pengelola bank sampah Sempulur Asri. Kegiatan yang dilakukan meliputi pendampingan menabung serta pelatihan terhadap pengurus bank sampah dan perwakilan warga tentang pengelolaan data persampahan pada suatu bank sampah. Tim pengabdian membuatkan buku tabungan yang memuat volume sampah yang ditabung serta nominal harga yang ditetapkan sesuai jenis dan harga sampah. Setelah dilakukan pendampingan dan pelatihan, administrasi menjadi lebih rapi dan telah sesuai dengan aturan standar pada bank sampah.
Pengenalan Entrepreneurship Variasi Olahan Ikan Patin di Grobogan
Noviana Dini Rahmawati;
M. Anas Dzakiy;
Agnita Siska P.;
Achmad Buchori
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2018): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v9i2.2313
Kondisi di Desa Karangpaing Penawangan Grobogan menunjukkan bahwa mayoritas penduduknya 80% petani, 5% pedagang dan 5 % PNS dan 10 % buruh tani. Berdasarkan info dari Pemerintah kabupaten Grobogan yang sedang menggalakkan kegiatan kewirausahaan yaitu melalui usaha perikanan. Desa Karangpaing memiliki potensi untuk mengembangkan perikanan karena daerah Desa Karangpaing dialiri oleh aliran irigasi bendungan Kedung Ombo sehingga memudahkan masyarakat dalam budidaya ikan, berdasarkan data dilapangan menunjukkan bahwa sebagian kecil masyarakatnya pernah mencoba usaha perikanan ikan lele tetapi belum ada yang sukses, hal ini dikarenakan kurangnya pemahaman dan teknis yang baik. Oleh sebab itu perlu diperkenalkan budidaya ikan yang lain seperti ikan patin yang nilai jualnya lebih tinggi dan lebih tahan terhadap hama dibanding ikan lele biasa. Hal ini menjadikan kami harus melakukan kerjasama dengan RW 1 dan RW 2 desa Karangpaing. Tujuan utama yang dibidik adalah mengembangkan kembali semangat warga untuk berwirausaha dalam bidang perikanan, menjadikan Desa Karangpaing menjadi sentra budidaya ikan patin dan meningkatkan taraf hidup warga. Target pada tahun pertama adalah warga RW I dan RWII mampu membuat tempat pembibitan ikan patin, memproduksi ikan patin, membuat variasi olahan ikan patin dan mampu memasarkan produk ikan patin. Kegiatan yang sudah dilakukan adalah 1) Penyuluhan tentang budidaya ikan Patin dan desain kolam ikan, 2) pembuatan kolam ikan patin 3) pelatihan tentang pembuatan variasi olahan ikan Patin dan packing hasil olahan, 4) workshop tentang strategi pemasaran produk ikan Patin. Dalam pelatihan variasi olahan ikan patin telah dilakukan pelatihan pembuatan variasi olahan ikan patin yang diikuti 2 kelompok yaitu gendhing jaya dan Nambangan Jaya dengan hasil olahan seperti pepes ikan patin, kripik kulit ikan patin, abon ikan patin dan nugget ikan patin, masyarakat sangat antusias mengikuti dan melakukan produksi secara mandiri.
Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Pengolahan Limbah Pertanian melalui Teknologi Fermentasi pada Kelompok Ternak di Kecamatan Tasikmadu
Sri Sukaryani;
Ali Mursyid Wahyu Mulyono
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2018): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v9i2.1709
Tasikmadu adalah salah satu kota kecamatan dari 17 kecamatan yang berada di Kabupaten Karanganyar, dengan luas wilayah 2.759,73 ha yang terdiri dari tanah sawah seluas 1.581,11 ha dan tanah kering seluas 1.241,62 ha. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan terhadap anggota kelompok ternak dalam hal pengolahan limbah hasil pertanian dan limbah kotoran ternak. Kelompok sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah kelompok ternak Raja Kaya dengan jumlah anggota sebanyak 21 orag, dan kelompok ternak Gemah Ripah dengan anggota sebanyak 11 orang sehingga jumlah keseluruhan peserta adalah 32 orang. Metode yang dipakai pada kegiatan ini meliputi tiga tahapan, yaitu (1) tahap penyuluhan/pelatihan in class, (2) tahap pelatihan/praktek, (3) tahap evaluasi Metode penyuluhan digunakan untuk menyampaikan materi secara teori dan metode pelatihan out class/praktek digunakan untuk mempraktekkan teori yang sudah diberikan pada saat penyuluhan. Hasil pelaksanaan yang dicapai adalah para peserta berperan aktif dalam mengikuti dan melaksanaka kegiatan pengabdiarn baik dari penyuluhan sampai praktek. Hasil pretes rata-rata sebesar 38,53 dan hasil postes sebesar 75,73. Simpulan yang dapat diambil adalah terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam hal pengolahan limbah pertanian (jerami padi dan pucuk tebu) melalui teknologi fermentasi dan pupuk organic (cascing).
Pelatihan Pembuatan Stik Sehat Ikan Kakap untuk Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Kelurahan Mlatiharjo Semarang
C. Tri Widiastuti;
Asih Niati
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2018): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v9i2.2890
Kota Semarang merupakan ibukota Provinsi Jawa Tengah, memiliki 16 kecamatan dan 177 kelurahan, dimana 62 kelurahan pada 15 kecamatan diidentifikasi sebagai kawasan kumuh. Berbagai upaya untuk mewujudkan Kota Semarang yang bersih dan bebas dari kawasan kumuh, salah satunya dengan pemberdayaan masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menggali potensi masyarakat yang mempunyai nilai jual tinggi. Salah satu kelurahan yang masuk dalam kategori kumuh di Kota Semarang yakni Kelurahan Mlatiharjo Semarang. Beberapa kendala yang dijumpai di kelurahan Mlatiharjo Semarang yakni:1) tingkat penghasilan yang rendah, sehingga perlu kegiatan penambah pendapatan untuk membantu meningkatkan penghasilan, 2) tingkat pendidikan yang rendah, sehingga perlu suatu kegiatan yang dapat digunakan untuk menambah penghasilan disesuaikan dengan pendidikan yang dimiliki, 3) belum ada pendampingan untuk meningkatkan kreatifitas. Kegiatan pelatihan membuat suatu produk yang memiliki nilai ekonomis tinggi melalui pembuatan camilan sehat berupa stik berbahan baku ikan kakap dan pengemasannya sehingga memiliki nilai jual yang tinggi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan mampu memotivasi peserta untuk berwirausaha, peserta antusias mengikuti pelatihan.
Pelatihan dan Bimbingan dalam Pemanfaatan Internet yang Baik dan Aman bagi Pelajar SMK Anak Bangsa Desa Bandar Siantar Kabupaten Simalungun
Anjar Wanto;
Dedi Suhendro;
Agus Perdana Windarto
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2018): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v9i2.2116
Perkembangan teknologi khususnya internet telah membawa banyak perubahan. Berkat bantuan internet semua pekerjaan menjadi terasa ringan. Bagi para siswa atau pelajar, internet memudahkan mereka dalam mencari literatur atau bahan-bahan tugas sekolah. Akan tetapi kemampuan siswa dalam menggunakan internet dengan cara yang baik dan aman di era globalisasi dewasa ini masih tergolong rendah, terutama pada siswa-siswi SMK Anak Bangsa desa Bandar Siantar Kabupaten Simalungun. Letaknya yang di pedesaan dan jauh dari perkotaan serta kurangnya perhatian pemerintah daerah dalam melakukan sosialisasi, bimbingan dan pelatihan internet membuat banyak siswa khususnya yang tinggal di pedesaan, kurang memahami pentingnya pemanfaatan internet dengan cara yang positif. Sebagian besar para siswa bisa bebas berselancar di dunia maya dan melakukan aktivitas online mereka tanpa adanya pengawasan. Oleh karena itu kegiatan pelatihan dan bimbingan dalam pemanfaatan internet sangat perlu dilakukan untuk mengingatkan serta memberikan kesadaran bagi para siswa bagaimana cara menggunakan internet dengan cara yang bijaksana agar kedepannya kemampuan akademik maupun pengetahuan mereka terhadap dunia pendidikan dan informasi semakin meningkat. Pelatihan ini nanti nya akan menggunakan 4 macam modul diktat yang masing-masing akan dijelaskan berupa presentasi menggunakan power point. Dengan pelatihan dan bimbingan ini diharapkan para pelajar khususnya disekolah ini mampu memanfaatkan internet dengan arif dan bijaksana dalam rangka mendukung upaya pengembangan SDM yang beradab yang memiliki kemampuan bersaing secara global, tidak hanya mampu bersaing secara intelektual tetapi juga memiliki adab dan perilaku yang baik.
Sosialisasi Pengelolaan Limbah Industri Batik pada Program IbPUD Kerajinan Batik Bakaran di Kabupaten Pati Jawa Tengah
Abdul Hoyyi;
Sugito Sugito;
Hasbi Yasin
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2018): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v9i2.1785
Batik Bakaran merupakan batik tulis khas Kabupaten Pati yang berasal dari Desa Bakaran, Kecamatan Juwana Jawa Tengah. Proses pembuatan batik tulis tidak terlepas dari apa yang dinamakan limbah. Limbah industri batik terdiri atas limbah cair, limbah padat dan limbah gas. Pengelolaan limbah yang kurang baik akan mengakibatkan pencemaran lingkungan dan bisa merusak ekosistem sekitarnya. Oleh karenanya perlu dilakukan sosialisasi pengelolaan limbah terhadap UKM-UKM Batik di Desa Bakaran Juwana Pati dengan narasumber dari Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta. Metode pelaksanaan dilakukan dengan paparan materi dan diskusi aktif dengan UKM. Penanganan limbah bisa dilakukan melalui tahapan proses yaitu proses Kimia, proses Fisika dan proses Biologi. Dalam sosialisasi ini dibahas beberapa teknik pengelolaan limbah, dan lebih difokuskan kepada proses pada IPAL batik BBKB Yogyakarta. Tahapan prosesnya adalah: penyisihan lilin, pengendapan, koagulasi dan flokulasi, proses Biologi dan absorbsi arang aktif. Kegiatan ini diakhiri dengan kunjungan langsung dari BBPK ke lokasi pembuangan limbah industri batik.