cover
Contact Name
David Setiawan
Contact Email
dsetia@unilak.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dsetia@unilak.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknik
ISSN : 18584217     EISSN : 2622710X     DOI : -
Core Subject : Art, Engineering,
Jurnal Teknik has an area of expertise consisting of : 1. Civil Engineering such as Structural Engineering, Construction Engineering & Management, Geotechnical Engineering, Water Resources Engineering, Transportation Engineering and Ocean Engineering. 2. Electronical Engineering such as Electrical Engineering Materials, Electric Power Generation, Transmission and Distribution, Power Electronics, Power Quality, Power Economic, FACTS, Renewable Energy, Electric Traction, Electromagnetic Compatibility, High Voltage Insulation Technologies, High Voltage Apparatuses, Lightning Detection and Protection, Power System Analysis, SCADA, Electrical Measurements. 3. Architectural such as Indonesian Architectural Design, Housing and Urban Design and Development, Vernacular Architecture, Islamic Architecture, Architectural Science & Technology, Interdisciplinary Architecture, and other Indonesian Architecture discourses.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 1 (2017)" : 5 Documents clear
STUDI PENEMPATAN RECLOSER PADA JARING DISTRIBUSI 20 KV DI PENYULANG 12 KUALU PT. PLN (PERSERO) RAYON PANAM Asep Rahmatul Iklas; Arlenny Arlenny; Usaha Situmeang
JURNAL TEKNIK Vol. 11 No. 1 (2017)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Recloser pada jaring distribusi tenaga listrik memiliki peranan yang sangat penting guna keandalan dan kontinuitas serta keamanan penyaluran tenaga listrik di PT. PLN (Pesero) Rayon Panam, terutama pada bagian ujung beban dan percabangan tiga phasa. Recloser berfungsi sebagai pengaman setelah Pemutus (PMT) yang biasanya diletakkan pada zona dua atau tiga. Recloser sendiri dapat memutus arus dan menutup kembali secara otomatis dengan selang waktu yang dapat diatur. Jaring distribusi 20 kV sering mengalami gangguan baik secara eksternal maupun internal. Gangguan secara eksternal berupa surja yang diakibatkan oleh petir, sedangkan pada gangguan internal disebabkan oleh surja hubung yang disebabkan karena buka dan tutup Circuit Breaker (CB). Gangguan bersifat sementara maupun permanen. Gangguan sementara akan hilang dengan sendirinya sedangkan permanen membutuhkan operator untuk menetralkan gangguan. Dari hasi program Algoritma Genetika penempatan recloser di penyulang12 kualu bisa dihitung perbandingannya menggunakan SAIDI dan SAIFI antara pemasangan recloser sebelum dan sesudah menggunakan program GA, hasil yang didapat sesudah menggunakan program GA itu lebih kecil gangguan yang terjadi dibandingkan sebelum menggunakan program Algoritma Genetika dengan data SAIDI dan SAIFI turun sebesar 0,42 Jam/tahun/pelanggan dan 7,73 Kali/tahun/ pelanggan.
PERENCANAAN ULANG PONDASI BORE PILE DITINJAU DARI SEGI BIAYA PADA PROYEK TRANSMISI 500 KV SUMATERA PAKET 2, PERANAP – PERAWANG PROVINSI RIAU Mario Pratama; Virgo Trisep; Fadriza Lubis
JURNAL TEKNIK Vol. 11 No. 1 (2017)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, mengerjakan proyek pembanguanan transmisi 500 kV Sumatera paket 2, Peranap – Perawang di Provinsi Riau. Yang akan direncanakan di 3 (tiga) Kabupaten dengan panjang 160 Kilometer, dan terdiri dari 377 tower. Namun dalam tahap pekerjaannya di temui kendala dilapangan yaitu seperti tanah yang berawa, berair, lembah, bukit dan pegunungan. Sehingga dilakukan perubahan desain dari pondasi dangkal ke pondasi bore pile dibeberapa titik lokasi pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perubahan penggunaan model pondasi dangkal konvensional dengan system bore pile apakah lebih efisien jika ditinjau dari segi biaya. Dengan berpedoman pada SNI tahun 2016, untuk perhitungan RAB pondasi bore pile dengan luas bangunan 23.04 m² dibutuhkan dana sebesar Rp. 273.233.682,00. Bila ditambah profit PPn 10 %, biaya yang dibutuhkan menjadi Rp. 300.580.000,00. Setelah disusun time schedule dari perhitungan RAB dan bobot, waktu pelaksanaan pembuatan pondasi Bore pile adalah 13 minggu untuk satu titik pondasi bore pile
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN JALAN SUDIRMAN KM 2 KOTA PEKANBARU Marlita Sari RD; Zainuri Zainuri; Winayati Winayati
JURNAL TEKNIK Vol. 11 No. 1 (2017)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Sudirman Km 2 kota Pekanbaru adalah jalan yang memiliki peranan penting terhadap aktifitas masyarakat terutama dalam hal urusan pemerintahan, pendidikan maupun ekonomi. Volume kendaraan yang melintasi jalan ini cukup padat, berbagai jenis kendaraan yang melewati jalan ini mulai dari, sepeda motor, kendaraan ringan, dan kendaraan berat serta hambatan samping disepanjang jalan ini turut menyebabkan kepadatan arus lalu lintas terutama pada jam puncak, sehingga tingkat pelayanan jalan Sudirman Km 2 kota Pekanbaru tidak sebanding lagi melayani volume lalu lintas yang ada. Adapun rumusan dan tujuan dari penelitian ini untuk menghitung tingkat pelayanan jalan Sudirman Km 2 kota Pekanbaru saat ini. Jalan Sudirman Km 2 kota Pekanbaru merupakan tipe jalan enam lajur dua arah terbagi (6/2 D). Dengan melakukan penelitian untuk mengetahui kondisi tingkat pelayanan jalan Sudirman Km 2 pada saat ini. Analisis yang digunakan pada penelitian ini sesuai dengan analisis yang ada pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Sebelum melakukan analisis terlebih dahulu dilakukan survei lapangan dengan mengambil data diantaranya data geometri jalan, data lalu lintas, hambatan samping, dan kecepatan. Dari hasil analisis yang dilakukan, didapat DS sebesar 1,203, Kecepatan arus bebas sebesar 52,470 km/jam dan Kapasitas jalan sebesar 1.487,64 smp/jam perjalur. Maka tingkat pelayanan jalan Sudirman Km 2 kota Pekanbaru termasuk tingkat pelayanan F dengan karakteristik yaitu kondisi arus tertahan, kecepatan lalu lintas berkisar < 50 km/jam dengan volume dibawah 2000 smp/jam dan DS ≥ 1,00 arus tidak stabil dan kendaraan kadang mulai terhenti akibat padatnya lalu lintas dengan volume mencapai kapasitas yaitu 2000 smp perjam 2 arah.
TINJAUAN SALURAN DRAINASE JALAN RIAU UJUNG KOTA PEKANBARU Rizki Rizki; Virgo Trisep; Fadrizal Lubis
JURNAL TEKNIK Vol. 11 No. 1 (2017)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang memiliki peran yang penting dalam kehidupan. Air yang melimpah dapat digunakan dengan baik bila tidak ada masalah pada saat pengaliran. Sebaliknya apabila pada saat pengaliran terdapat masalah maka air dapat menjadi bencana bagi lingkungan sekitarnya. Pada tahun 2017 saluran drainase Jalan Riau Ujung mengalami permasalahan drainase yakni terjadinya genangan. Genangan yang terjadi menjadi sebuah permasalahan tersendiri yang perlu dianalisis. Berdasarkan dari permasalahan tersebut, dilakukan penelitian untuk meninjau ulang saluran drainase dengan melakukan survei dilokasi terjadinya banjir untuk memperoleh data-data seperti data kontur, data pengukuran saluran drainase, data curah hujan, data jumlah penduduk dan data-data penunjang lainnya. Dari data-data yang terkumpul maka dilakukan analisis data yang bertujuan untuk mengetahui dimensi eksisting saluran drainase yang sudah ada apakah mampu menampung debit air hujan dan limbah buangan rumah tangga. Penelitian dilakukan di Jalan Riau Ujung, dimana kondisi eksisting drainase berbentuk trapesium dan persegi panjang dengan dimensi lebar yang beragam, 17 tipe dan ukuran saluran disebelah kiri jalan dan 10 tipe dan ukuran saluran disebelah kanan. Perhitungan frekuensi curah hujan dengan menggunakan metode Distribusi Gumbel, perhitungan intensitas curah hujan menggunakan metode SNI 03-3424 1994 dan kecepatan aliran menggunakan metode Manning. Dari hasil analisis diperoleh debit eksisting lebih besar dari debit hujan dan limbah buangan jadi dimensi dan kapasitas drainase masih dapat menampung debit yang ditimbulkan dari hujan dan limbah buangan, hal ini dibuktikan dengan hasil analisis yang dilakukan. Sehingga diperoleh kesimpulan penyebab genangan air pada jalan yang di tinjau bukan disebabkan oleh besarnya limbah buangan dan debit hujan.
STUDI PENEMPATAN RECLOSER PADA JARING DISTRIBUSI 20 KV DI PENYULANG 21 TARAI PT. PLN (PERSERO) RAYON PANAM Hardiyanto Hardiyanto; Arlenny Arlenny; Zulfahri Zulfahri
JURNAL TEKNIK Vol. 11 No. 1 (2017)
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaman sistem distribusi tenaga listrik merupakan salah satu unsur dari pemenuhan pelayanan. Pemutus balik otomatis atau recloser merupa­kan salah satu peralatan pengaman Saluran Udara Tegangan Menengah 20 kV yang berfungsi untuk mengantisipasi gangguan sesaat sehing­ga pemadaman listrik dapat diantisipasi, penggunaan listrik pada saat ini telah meluas hampir keseluruh daerah. Jaring distribusi 20 kV sering mengalami gangguan baik secara eksternal maupun internal. Gangguan secara eksternal berupa surja yang diakibatkan oleh petir, sedangkan pada gangguan internal disebabkan oleh surja hubung yang disebabkan karena buka dan tutup Circuit Breaker. Gangguan bersifat sementara maupun permanen. Gangguan sementara akan hilang dengan sendirinya sedangkan permanen membutuhkan operator untuk menetralkan gangguan. Berdasarkan hasil program Genetic Algorithm penempatan recloser di penyulang 21 Tarai bisa dihitung perbandingan dengan menggunakan SAIDI dan SAIFI antara pemasangan recloser sebelum dan sesudah menggunakan program Genetic Algorithm, hasil yang diperoleh sesudah menggunakan program Genetic Algorithm jauh lebih kecil gangguan yang terjadi dibandingkan sebelum menggunakan program Genetic Algorithm dengan data SAIDI dan SAIFI turun nilai sebesar 2,0625 jam / tahun / pelanggan dan 8,274 kali / tahun / pelanggan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5