cover
Contact Name
samuel budi wardhana kusuma
Contact Email
samuelbudiunnes@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agungchem@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Chemical Science
ISSN : 22526951     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2014)" : 30 Documents clear
PREPARASI NANOPARTIKEL PERAK DENGAN METODE REDUKSI DAN APLIKASINYA SEBAGAI ANTIBAKTERI PENYEBAB INFEKSI Ariyanta, Harits Atika; Wahyuni, Sri; Priatmoko, Sigit
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dipelajari sintesis nanopartikel perak dan aplikasinya sebagai antibakteri penyebab luka Infeksi. Nanopartikel perak disintesis dengan metode reduksi. Natrium sitrat dipakai sebagai reduktor sekaligus sebagai stabilisator. Koloid nanopartikel perak yang terbentuk selanjutnya dianalisis karakteristiknya menggunakan Spektrometer UV-Vis, Particle Size Analyser (PSA) dan Transmission Electron Microscope (TEM). Analisis terhadap spektra UV-Vis menunjukkan bahwa nanopartikel yang paling stabil adalah yang disintesis menggunakan natrium sitrat 1%. Karakterisasi dengan PSA menunjukkan nanopaetikel perak yang terkecil berukuran 10 nm dengan ukuran rata-rata  26,4 nm. Karakterisasi menggunakan TEM menunjukkan bahwa nanopartikel yang terbentuk adalah nanopartikel perak dengan struktur kristal Face Centered Cubic (FCC). Nanopartikel perak hasil sintesis diaplikasikan pada kain pembalut luka dengan lama perendaman terbaik selama 36 jam. Performa hasil perendaman dalam menghambat pertumbuhan bakteri dievaluasi melalui uji aktivitas terhadap bakteri penyebab infeksi, yaitu Eschericia coli, Bacillus subtilis, dan Staphylococcus aureus. Hasil uji kuantitatif menunjukkan bahwa dengan perendaman selama 36 jam presentase reduksi bakteri mencapai 100%.
PENGARUH STRUKTUR ALKOHOL TERHADAP PRODUK ESTERIFIKASI ASAM LAURAT TERKATALISIS Zr4+-ZEOLIT BETA Kasanah, Uswatun; Cahyono, Edy; Sudarmin, Sudarmin
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan sintesis ester laurat melalui reaksi esterifikasi menggunakan katalisZr4+-zeolit beta. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu serta jenis alkohol pada reaksi esterifikasi alkohol dengan asam laurat menggunakan katalis Zr4+-zeolit beta. Pertama-tama adalah preparasi katalis Zr4+-zeolit beta menggunakan metode pertukaran ion dengan ZrCl4 0.1M dan diikuti dengan kalsinasi. Analisis sifat kristalinitas katalis menggunakan XRD, analisis luas area katalis dengan SAA/BET dan sifat keasaman katalis menggunakan metode gravimetri. Penelitian dilakukan melalui tiga tahap yaitu preparasi dan karakterisasi katalis, kemudian reaksi esterifikasi alkohol dan asam laurat dengan variasi waktu reaksi 12, 18 dan 24 jam, serta variasi jenis alkohol yaitu alkohol primer, sekunder dan tersier. Untuk mengetahui karakterisasi hasil reaksi dianalisis menggunakan GC, FT-IR dan GC-MS. Reaksi esterifikasi alkohol dengan asam laurat diperoleh kondisi terbaik pada waktu reaksi 24 jam dengan persentase etil laurat sebesar 44,44% dan variasi jenis alkohol diperoleh hasil terbaik dari alkohol primer dengan persentase 16,62%.
PERBANDINGAN METODE DESTRUKSI PADA ANALISIS Pb DALAM RAMBUT DENGAN AAS Hidayati, Ervina Nur; Alauhdin, Mohammad; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan uji banding terhadap dua metode destruksi basah untuk penentuan kadar timbal dalam rambut. Destruksi basah yang pertama menggunakan campuran HNO3,HClO4, H2SO4 dan yang kedua menggunakan campuran HNO3 dan HClO4. Analisis kandungan timbal hasil destruksi dilakukan dengan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Untuk menentukan metode destruksi yang lebih valid dilakukan validasi metode yang meliputi uji akurasi, presisi, dan linearitas serta penentuan LoD dan LoQ. Uji presisi dilakukan dengan menghitung persen recovery, yaitu 115% untuk metode destruksi pertama dan 101% untuk metode yang kedua. Hasil uji presisi untuk metode pertama dan kedua berturut-turut 15% dan 11%. Sementara itu, linearitas kurva standar diperoleh sebesar 0,9983 dengan LoD dan LoQ berturut-turut 0,463 ppm dan 1,546 ppm. Perhitungan konsentrasi Pb dalam sampel rambut hasil dari kedua metode destruksi pertama dan kedua berturut-turut 0,915 ppm dan 2,44 ppm. Hasil ini lebih tinggi dari LoD namun lebih rendah dari LoQ untuk hasil destruksi metode pertama. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa metode destruksi kedua lebih baik daripada metode kedua.
KAJIAN PENGARUH KONSENTRASI PERAK NITRAT TERHADAP UKURAN PARTIKEL PADA SINTESIS NANOPARTIKEL PERAK Ristian, Ina; Wahyuni, Sri; Supardi, Kasmadi Imam
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian pengaruh konsentrasi perak nitrat (AgNO3) terhadap ukuran pertikel dalam sintesis nanopartikel perak telah dipelajari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi perak nitrat terhadap ukuran partikel. Sintesis nanopartikel perak dilakukan menggunakan metode reduksi dengan variasi konsentrasi AgNO3 yaitu 0,5x10-3 M, 1x10- 3 M, 1,5x10-3 M dan natrium sitrat sebagai zat pereduksi. Dari hasil pengukuran spektrofotometer UV-Vis, serapan panjang gelombang nanopartikel perak terjadi pada kisaran 419-421 nm. Identifikasi ukuran partikel dengan PSA menunjukkan nanopartikel perak yang disintesis mempunyai ukuran antara 13,9-54,3 nm. Hal ini didukung oleh karakterisasi menggunakan TEM yang menunjukkan terdapat partikel perak berukuran nano hingga mencapai 6,9 nm. Nanopartikel perak yang memiliki stabilitas paling baik diaplikasikan pada binder cat PVAc dan diuji kemampuan antibakterinya terhadap bakteri Eschericia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil  pengujian menunjukkan bahwa konsentrasi AgNO3 1x10- 3 M merupakan konsentrasi optimum dalam menghasilkan nanopartikel perak yang cukup efisien dalam membunuh bakteri hingga 96,11%.
SINTESIS SATU LANGKAH ARILASI n-BUTIL SILIKA DENGAN ARIL IODIDA Lesbani, Aldes; Mohadi, Risfidian; Eliza, Eliza
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah disintesis tris(4-thioanisil)n-butil silan (1) dan tris(5-metil 2-thiophen)n-butil silan (2) melalui sintesis satu langkah dalam kondisi inert. Senyawa (1) dan (2) hasil sintesis diisolasi dengan kromatografi kolom menggunakan eluen etil asetat dan dikarakterisasi menggunakan kromatografi gas-spektrometer massa (GC-MS) dan spektrometer NMR 1H dan 13C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa (1) dan (2) hasil sintesis diperoleh sebanyak 25% dan 35%. Hasil pengukuran dengan GC-MS menunjukkan puncak ion molekul m/z untuk senyawa (1) sebesar 454 dan senyawa (2) sebesar 376. Spektra 1H NMR senyawa (1) menunjukkan adanya delapan puncak proton ekivalen dimana senyawa (2) mempunyai tujuh puncak proton ekivalen. Pengukuran dengan 13C NMR menunjukkan baik senyawa (1) maupun (2) memiliki sembilan karbon ekivalen. Spektrum DEPT-135 bersesuaian dengan spektrum 13C NMR dan menunjukkan keberadaan karbon metilen dari gugus alifatik. Secara keseluruhan hasil analisis menunjukkan senyawa (1) dan (2) sesuai dengan struktur senyawa yang diusulkan.
PREPARASI NANOPARTIKEL PERAK DENGAN METODE REDUKSI DAN APLIKASINYA SEBAGAI ANTIBAKTERI PENYEBAB INFEKSI
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i1.2859

Abstract

Telah dipelajari sintesis nanopartikel perak dan aplikasinya sebagai antibakteri penyebab luka Infeksi. Nanopartikel perak disintesis dengan metode reduksi. Natrium sitrat dipakai sebagai reduktor sekaligus sebagai stabilisator. Koloid nanopartikel perak yang terbentuk selanjutnya dianalisis karakteristiknya menggunakan Spektrometer UV-Vis, Particle Size Analyser (PSA) dan Transmission Electron Microscope (TEM). Analisis terhadap spektra UV-Vis menunjukkan bahwa nanopartikel yang paling stabil adalah yang disintesis menggunakan natrium sitrat 1%. Karakterisasi dengan PSA menunjukkan nanopaetikel perak yang terkecil berukuran 10 nm dengan ukuran rata-rata  26,4 nm. Karakterisasi menggunakan TEM menunjukkan bahwa nanopartikel yang terbentuk adalah nanopartikel perak dengan struktur kristal Face Centered Cubic (FCC). Nanopartikel perak hasil sintesis diaplikasikan pada kain pembalut luka dengan lama perendaman terbaik selama 36 jam. Performa hasil perendaman dalam menghambat pertumbuhan bakteri dievaluasi melalui uji aktivitas terhadap bakteri penyebab infeksi, yaitu Eschericia coli, Bacillus subtilis, dan Staphylococcus aureus. Hasil uji kuantitatif menunjukkan bahwa dengan perendaman selama 36 jam presentase reduksi bakteri mencapai 100%.
KAJIAN PENGARUH KONSENTRASI PERAK NITRAT TERHADAP UKURAN PARTIKEL PADA SINTESIS NANOPARTIKEL PERAK
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i1.2860

Abstract

Kajian pengaruh konsentrasi perak nitrat (AgNO3) terhadap ukuran pertikel dalam sintesis nanopartikel perak telah dipelajari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi perak nitrat terhadap ukuran partikel. Sintesis nanopartikel perak dilakukan menggunakan metode reduksi dengan variasi konsentrasi AgNO3 yaitu 0,5x10-3 M, 1x10- 3 M, 1,5x10-3 M dan natrium sitrat sebagai zat pereduksi. Dari hasil pengukuran spektrofotometer UV-Vis, serapan panjang gelombang nanopartikel perak terjadi pada kisaran 419-421 nm. Identifikasi ukuran partikel dengan PSA menunjukkan nanopartikel perak yang disintesis mempunyai ukuran antara 13,9-54,3 nm. Hal ini didukung oleh karakterisasi menggunakan TEM yang menunjukkan terdapat partikel perak berukuran nano hingga mencapai 6,9 nm. Nanopartikel perak yang memiliki stabilitas paling baik diaplikasikan pada binder cat PVAc dan diuji kemampuan antibakterinya terhadap bakteri Eschericia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil  pengujian menunjukkan bahwa konsentrasi AgNO3 1x10- 3 M merupakan konsentrasi optimum dalam menghasilkan nanopartikel perak yang cukup efisien dalam membunuh bakteri hingga 96,11%.
SINTESIS FOTOKATALIS M/TiO2 DAN APLIKASINYA UNTUK DEKOMPOSISI AIR
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i1.2861

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sintesis fotokatalis titanium (IV) oksida termodifikasi Zn dan Ni untuk (i) mengetahui pengaruh dopan Zn dan Ni terhadap band gap TiO2, (ii) mengetahui pengaruh dopan Zn dan Ni terhadap kristalinitas TiO2, serta (iii) mengetahui pengaruh Zn dan Ni terhadap aktifitas fotokatalis TiO2 untuk dekomposisi air. Sintesis M/TiO2 dilakukan melalui metode sol-gel kemudian diaplikasikan sebagai fotokatalis untuk dekomposisi air. Hasil sintesis dikarakterisasi dengan DR-UV untuk mengetahui band gap M/TiO2, XRD untuk mengetahui struktur dan ukuran kristal, dan foto mikron CCD untuk mengetahui permukaan fotokatalis M/TiO2. Hasil uji aktifitas fotokatalis menunjukkan Ni(1%)/TiO2, Zn(2%)/TiO2, dan Zn(2%)-Ni(1%)/TiO2 menghasilkan gas dengan volume 3 kali, 11 kali, dan 28 kali dibandingkan TiO2. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa fotokatalis Zn(2%)-Ni(1%)/TiO2 memiliki ukuran partikel 18,8 nm dengan band gap optimum 2,93 eV serta memiliki aktifitas fotokatalitik tertinggi. Hasil kartakterisasi dan kinerja fotokatalis menunjukkan, dopan Zn dan Ni mampu menurunkan band gap TiO2, meningkatkan kristalinitas, serta meningkatkan aktifitas fotokatalitik dari TiO2
PEMANFAATAN PEKTIN KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca Linn) UNTUK PEMBUATAN EDIBLE FILM
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i1.2862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi optimum sintesis produk kemasan makanan yang bersifat biodegradable dan dapat dimakan (edible film) serta karakterisasinya, sehingga mampu menggantikan material sintetis polipropilen. Edible film dapat disintesis dari bahan baku biopolimer pektin. Penambahan plasticizer gliserol dan variasi tepung tapioka dilakukan untuk memperbaiki karakter mekanik edible film pektin, sehingga memenuhi karakter mekanik polipropilen. Pengukuran karakter mekanik edible film pektin digunakan standar ASTM. Hasil rendemen tertinggi ekstraksi pektin adalah 0,8752 g pada suhu 70oC selama 120 menit. Karakterisasi sifat mekanik edible film pektin menunjukkan bahwa penambahan tepung tapioka 0 gram lebih berpengaruh terhadap penambahan nilai persen elongasi, sedangkan penambahan tepung tapioka 2,4 g berpengaruh terhadap nilai kuat tarik. Edible film pektin dengan kuat tarik tertinggi, yaitu 10,53 MPa pada penambahan 2,4 g tepung tapioka dan nilai persen elongasi tertinggi yaitu 20,47% pada penambahan 0 gram tepung tapioka. Hasil gugus fungsional FT-IR menunjukkan bahwa ekstraksi yang dihasilkan adalah pektin.
PENURUNAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU MENGGUNAKAN TANAMAN CATTAIL DENGAN SISTEM CONSTRUCTED WETLAND
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i1.2863

Abstract

Limbah cair dari industri tahu mengandung padatan tersuspensi dan terlarut yang mencemari perairan, oleh karena itu perlu perlakuan sebelum dibuang ke perairan. Salah satu cara menggunakan biofilter. Biofilter menggunakan tanaman cattail (Thypa Angustifolia) dengan sistem Constructed wetland untuk mengetahui penurunan kadar limbah BOD, COD dan TSS pada limbah cair tahu. Hasil penelitian menunjukkan penurunan limbah BOD, COD, dan TSS dengan variasi lama penanaman terjadi penurunan maksimum pada hari ke 20 dengan nilai BOD 177 mg/L (78%), COD 277 mg/L (77,3%), dan  TSS 146 mg/L (78%). Penurunan maksimum limbah cair BOD, COD dan TSS pada variasi berat tanaman cattail terjadi pada berat 4 kg dengan nilai BOD 80 mg/L (87,6 %), COD 165 mg/L (86,7%) dan TSS 63 mg/L (90,2%). Tanaman cattail dalam constructed wetland perlu diaplikasikan dengan tanaman air dan media lainnya yang memiliki kemampuan aklimatisasi lebih baik sehingga menghasilkan variasi penurunan kadar BOD, COD dan TSS yang lebih maksimum.

Page 2 of 3 | Total Record : 30