cover
Contact Name
samuel budi wardhana kusuma
Contact Email
samuelbudiunnes@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agungchem@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Chemical Science
ISSN : 22526951     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 3 (2014)" : 30 Documents clear
ISOLASI SITRONELAL DARI MINYAK SEREH DAN OKSIDASINYA DENGAN KMnO4 DALAM SUASANA BASA Rifqi, Amanatur; Siadi, Kusoro; Sudarmin, Sudarmin
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4108

Abstract

Sebanyak 35-85% sitronelal terkandung dalam minyak sereh jawa. Sitronelal mempunyai dua gugus aktif yaitu alkena dan aldehida. Tujuan peneltian ini untuk mengetahui waktu reaksi yang paling baik untuk oksidasi senyawa sitronelal dengan KMnO4 dalam suasana basa Reaksi oksidasi dilakukan dengan mereaksikan sitronelal dan KMnO4 dalam suasana basa (pH 12) disertai CTAB sebagai katalis transfer fasa. Reaksi dilakukan dalam labu leher tiga yang dilengkapi pendingin spiral, pengaduk magnet dan termometer. Reaksi berlangsung selama 30 menit dan 60 menit, dalam temperatur 3-5ËšC dan temperatur kamar (25-27ËšC). Hasil oksidasi sitronelal berupa senyawa baru dengan bau lebih harum, warna kuning jernih, dan lebih kental dibanding sitronelal, serta menghasilkan produk samping MnO2. Karakterisasi senyawa dilakukan dengan uji IR dan GC. Produk reaksi yang terbentuk adalah senyawa jenis alkohol 6,7 dihidroksi 3,7 dimetil oktanal dan jenis ketol 7-hidroksi-3,7-dimetil-6-on-oktanal.
SINTESIS ESTER-C MELALUI REAKSI TRANSESTERIFIKASI DENGAN KATALIS ENZIM LIPASE Erviana, Wienda; Kusumo, Ersanghono; Supartono, Supartono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4109

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan senyawa ester C melalui reaksi trensesterifikasi dengan katalis enzim lipase. Reaksi dilakukan dengan variasi pelarut dan lama reaksi. Produk dianalisis menggunakan HPLC dan IR. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh pelarut yang terbaik untuk penelitian ini adalah aseton dengan respon pada luas area 6448859 dan kondisi operasi terbaik dari analisis menggunakan HPLC pada lama waktu reaksi 48 jam dengan respon waktu retensi keluarnya ester C yaitu 3,020 dengan puncak area 695703 dan luas area 5791431.
SINTESIS SENYAWA ANTIMIKROBA DIHIDROPIRIMIDINON MELALUI REAKSI SIKLOKONDENSASI BIGINELLI MENGGUNAKAN KATALIS ZEOLIT ALAM Septiani, Nurizq Mauli; Supartono, Supartono; Siadi, Kusoro
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4110

Abstract

Telah dilakukan penelitian sintesis senyawa antimikroba dihidropirimidinon melalui reaksi siklokondensasi biginelli menggunakan katalis zeolit alam. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui karakteristik zeolit sebagai katalis dalam pembuatan senyawa dihidropirimidinon melalui reaksi siklokondensasi biginelli, pengaruh suhu reaksi optimum dalam pembuatan senyawa dihidropirimidinon,  karakteristik senyawa dihidropirimidinon dan aktivitas antibakteri pada bakteri gram positif dan gram negatif. Aktivasi zeolit dengan perlakuan HF, HCl, dan NH4Cl. Identifikasi jenis mineral zeolit menggunakan alat XRD merk shimadsu, sedangkan uji luas permukaan zeolit menggunakan metode BET. Sintesis senyawa antimikroba dihidropirimidinon, dilakukan pada suhu 40, 50, dan 60oC. Identifikasi senyawa dihidropirimidinon dengan uji titik leleh, uji FT-IR dan uji GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan sintesis yang dilakukan pada suhu 40oC menghasilkan rendemen terbanyak dengan persentase sebesar 41,24%. Pengujian aktivitas antimikroba dilakukan pada bakteri Bacillus Cereus dan Escherichia Coli dengan metode cakram dan konsentrasi masing-masing zat sebesar 10, 25, 50 dan 100µg/mL, wipol sebagai kontrol positif dan aquades sebagai kontrol negatif.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI PLASTIK EDIBLE FILM DAN PEKTIN BELIMBING WULUH SEBAGAI PEMBUNGKUS WINGKO Sulistriyono, Anjar; Pratjojo, Winarni; Widiarti, Nuni
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4111

Abstract

Pembungkusan bahan makanan pada umumnya menggunakan plastik sintetis berbahan dasar polimer sintetik polipropilen (PP) yang menimbulkan persoalan lingkungan, sehingga perlu dilakukan upaya pengemasan yang ramah lingkungan tanpa mengurangi kwalitas bahan pangan. Upaya menurunkan tingkat kemasan plastik sintetis adalah menggunakan bahan yang ramah lingkungan, salah satunya edible film pati biji durian dan pektin belimbing wuluh. Pembuatan edible film pati biji durian dan pektin belimbing wuluh komposisi terbaik yaitu dengan 1 g pati biji durian, 1,5 g gliserol 20% dan 1 g pektin belimbing wuluh, yang memiliki nilai  kuat tarik sebesar 6,94MPa dengan elongasi sebesar 2,46%.
PEMBUATAN MANISAN KERING BELIMBING (Averrhoa carambola L.) DENGAN NIRA TEBU SEBAGAI PENGAWET ALAMI Trapsila, Ulil Albab Chandra; Pratjojo, Winarni; Kusumastuti, Ella
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4112

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan volume nira tebu dan konsentrasi asam sitrat terhadap sifat kimia, biologi dan organoleptik manisan kering belimbing yang dihasilkan. Uji kimia produk menghasilkan kadar air terbaik sebesar 1,7086 dan 3,0248 % pada penambahan nira tebu 700 mL dan asam sitrat 1 %. Kadar abu terbaik sebesar 0,1424 dan 0,3944 % pada penambahan nira tebu  300 mL dan asam sitrat 3 %. Kadar vitamin C terbaik sebesar 20,3280 dan 18,3897 % pada penambahan nira tebu 300 mL dan asam sitrat 3 %. Kadar gula terbaik sebesar 32,453 dan 32,295 % pada penambahan nira tebu 700 mL dan asam sitrat 3 %. Uji mikroba produk menghasilkan jumlah mikroba terbaik sebesar  1,0 x 101 koloni/gram pada penambahan nira tebu 700 mL dan asam sitrat 3 %. Uji organoleptik produk menghasilkan manisan  yang disukai para panelis adalah manisan kering belimbing manis dengan penambahan nira tebu 300 mL dan asam sitrat   3 %.
KAJIAN HKSA SENYAWA TURUNAN DEOKSIBENZOIN TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MENGGUNAKAN ANALISIS REGRESI MULTILINEAR Rifai, Abdul Aziz; Kasmui, Kasmui; Hadisaputro, Subiyanto
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4113

Abstract

Telah dilakukan kajian HKSA senyawa turunan deoksibenzoin menggunakan deskriptor sterik, hidrofobik dan teoritik. Nilai deskriptor diperoleh berdasarkan perhitungan kimia komputasi menggunakan program Gaussian-03 dan MarvinBeans-6.0.0. Data deskriptor sterik, hidrofobik dan teoritik dibandingkan dengan data Log 1/IC50 yang diperoleh dari literatur. Data hasil perhitungan dioleh menggunakan program IBM SPSS 21 dengan metode analisis regresi multilinear. Diperoleh persamaan HKSA:Log 1/IC50 = -74,67743 + (-277,32814) Energi HOMO + (174,53663) Celah HOMO-LUMO + (11,08427) IPs + (-0,00963) PSA + (-2,59472) Log P + (0,45320) indeks Platt + (2,54236) indeks Balaban + (0,47215) indeks  Harary + (-0,01080) indeks Hyper-Wiener n = 12; R = 0,969604; R2 = 0,940133; SE = 0,300659; PRESS = 0,18079.Dari persamaan HKSA, didapatkan prediksi senyawa yang sangat berpotensi sebagai antioksidan, yaitu senyawa 2-(3,4-dimetoksifenil)-1-(2,4,5-trihidroksifenil) etanon dengan nilai Log 1/IC50 prediksi sebesar 0,57995. Dengan membanding-kan nilai Log 1/IC50 prediksi, didapatkan hasil bahwa gugus metoksi (OCH3) lebih meningkatkan aktivitas antioksidan dibandingkan dengan gugus etoksi (OC2H5).
TRANSFORMASI EUGENOL MENJADI ISOEUGENOL ASETAT MELALUI ISOMERISASI DAN ASETILASI Priyosetyoko, Priyosetyoko; Sudarmin, Sudarmin; Cahyono, Edy
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4114

Abstract

Eugenol merupakan komponen utama dalam minyak cengkeh. Telah dilakukan transformasi terhadap eugenol menjadi isoeugenol asetat melalui isomerisasi eugenol dengan memindahkan ikatan rangkap dua alil ke posisi konjugasi pada cincin benzena yang dilanjutkan asetilasi terhadap gugus hidroksil. Isomerisasi eugenol dilakukan dengan katalis KOH dalam pelarut etilen glikol selama 6 jam temperatur 150°C menghasilkan isoeugenol dengan kemurnian 84,85%. Asetilasi dilakukan menggunakan anhidrida asetat dengan katalis natrium asetat tanpa pelarut dan pelarut diklorometana pada temperatur 135°C masing-masing divariasi waktu reaksi 4, 6, dan 8 jam. Waktu yang optimum untuk reaksi asetilasi tanpa pelarut adalah 6 jam menghasilkan isoeugenol asetat dengan kemurnian 70%. Waktu yang optimum untuk asetilasi isoeugenol dalam pelarut diklorometana adalah 8 jam menghasilkan isoeugenol asetat dengan kemurnian 81,60%.
PEMANFAATAN ZEOLIT ALAM TERAKTIVASI AMMONIUM NITRAT (NH4NO3) UNTUK MENURUNKAN SALINITAS AIR SUMUR PAYAU Aziza, Farida Nur; Latifah, Latifah; Kusumastuti, Ella
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4115

Abstract

Pesisir pantai dan daerah-daerah yang mengalami intrusi air laut, sumber airnya tidak dapat digunakan karena mengandung kadar garam yang tinggi. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan metode desalinasi menggunakan zeolit. Zeolit yang digunakan pada penelitian merupakan zeolit alam dari Bayah yang diaktivasi menggunakan larutan pengaktif NH4NO3 untuk meningkatkan luas permukaan dan daya adsorbsinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi optimum NH4NO3 untuk aktivasi zeolit serta untuk mengetahui perbandingan/rasio optimum antara zeolit teraktivasi dengan sampel air payau. Penelitian dilakukan dengan mengaktivasi zeolit menggunakan larutan pengaktif NH4NO3 variasi konsentrasi 1N; 1,5N; 2N; 2,5N; 3N dan diperoleh hasil bahwa zeolit teraktivasi NH4NO3 2N merupakan zeolit terbaik untuk proses desalinasi dengan penurunan salinitas sebesar 99,057%. Tahap selanjutnya adalah mencari rasio antara massa zeolit teraktivasi 2N dengan volume sampel air payau. Penentuan rasio dilakukan dengan menambahkan 2, 4, 6, 8, dan 10 gram zeolit alam teraktivasi NH4NO3 2N ke dalam 20 ml air payau. Rasio optimum diperoleh pada penambahan 6 gram zeolit ke dalam 20 ml air payau (3:10) dengan penurunan salinitas sebesar 99,54%.
PEMBUATAN PUPUK KALIUM SULFAT DARI EKSTRAK ABU SERABUT KELAPA DAN AIR KAWAH ITEM GUNUNG UNGARAN Maesaroh, Siti; Sedyawati, Sri Mantini Rahayu; Mahatmanti, Fransisca Widhi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4116

Abstract

Kebutuhan pupuk di Indonesia masih cukup besar karena sebagian besar penduduk Indonesia masih bermata pencaharian sebagai petani. Hasil pertanian dapat meningkat bergantung pada pemberian pupuk, seperti pupuk nitrogen, fosfat, dan kalium dalam jumlah besar. Kebutuhan pupuk yang cukup besar dapat dipenuhi melalui pembuatan pupuk kalium sulfat dari ekstrak abu serabut kelapa dan air kawah Item gunung Ungaran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui cara mendapatkan pupuk kalium sulfat yang optimal dari ekstrak abu serabut kelapa dan air Kawah Item Gunung Ungaran dengan memvariasikan komposisi, temperatur dan lama pengadukan dan mengetahui pengaruh pupuk kalium sulfat yang dilakukan terhadap tanaman jagung manis. Penelitian ini diharapkan memberikan perkembangan terhadap pengetahuan khususnya mengenai pembuatan pupuk kalium sulfat dari sumber nabati. Pupuk Kalium sulfat yang dihasilkan dengan kadar kalium dan sulfat yang optimal terdapat pada komposisi 100 mL ekstrak abu serabut kelapa dan 100 mL dengan temperatur 100 oC, dan lama waktu pengadukan selama 25 menit dengan kadar K2SO4 sebesar 0,02435 ppm. Pupuk yang dihasilkan memberi pengaruh yang efektif pada pertumbuhan awal tanaman jagung manis.
AKTIVASI SERBUK ECENG GONDOK (Eichornia crassipes) UNTUK MENURUNKAN KADAR ION TIMBAL (Pb2+) DALAM AIR SUMUR GALI DI TPA JATIBARANG SEMARANG Wibawa, I Gede Putra; Sedyawati, Sri Mantini Rahayu; Sumarni, Woro
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4117

Abstract

Berdasarkan observasi awal disekitar TPA Jatibarang Semarang ditemukan bahwa air sumur gali disana mengandung Pb yang melebihi ambang batas baku mutu air. Hal ini disebabkan pencemaran air dalam tanah dari limbah TPA, sehingga diperlukan suatu metode untuk menurunkan kadar Pb dalam air sumur gali tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menurunkan kadar Pb, dengan menggunakan serbuk Eceng gondok teraktivasi NaOH 2%. Penelitian ini diawali dengan pembuatan serbuk Eceng gondok, sebelum Eceng gondok digunakan untuk menurunkan kadar Pb, dilakukan aktivasi dengan variasi lama pengadukan dan waktu perendaman dalam larutan NaOH 2%. Pengukuran kadar Pb dilakukan dengan Spektrofotometer Serapan Atom pada panjang gelombang 283,3 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan kadar Pb dalam air sumur gali yang paling optimal diperoleh pada saat massa serbuk Eceng gondok 800 mg dengan lama pengadukan 60 menit dan waktu perendaman 24 jam yaitu menjadi 0,08 ppm, namun demikian masih diperlukan penelitian lebih lanjut agar penurunan kadar Pb dapat memenuhi standar baku mutu air.

Page 3 of 3 | Total Record : 30