cover
Contact Name
samuel budi wardhana kusuma
Contact Email
samuelbudiunnes@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agungchem@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Chemical Science
ISSN : 22526951     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2019)" : 20 Documents clear
Pemanfaatan Bentonit Teraktivasi Asam Sulfat sebagai Adsorben Anion Fosfat dalam Air Darmadinata, Mariyanti; Jumaeri, Jumaeri; Sulistyaningsih, Triastuti
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bentonit merupakan lempung jenis smektit yang komponen utamanya montmorillonit. Montmorillonit memiliki struktur berlapis dan mengembang bila didispersikan ke dalam air, sehingga sangat baik digunakan sebagai adsorben. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan bentonit sebelum dan sesudah teraktivasi asam dan aplikasinya sebagai adsorben anion fosfat. Asam yang digunakan untuk aktivasi adalah asam sulfat 1,5 M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivasi asam menghasilkan pergeseran 2 dari 5,2500 Å menjadi 5,2058  dan serapan pada bilangan gelombang 1040 cm-1 masih tampak setelah proses aktivasi menunjukkan ketahanan dari struktur bentonit. Kapasitas adsorpsi bentonit terhadap anion fosfat sebesar 1,3755 mg/g sedangkan kapasitas adsorpsi bentonit teraktivasi asam sebesar 2,9673 mg/g dengan mengikuti isoterm adsorpsi Langmuir.  
Adsorpsi Para-nitrophenol (PNP) menggunakan Zeolit Alam Termodifikasi Surfaktan HDTMA Hastuti, Vidya Dwi; Jumaeri, Jumaeri; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Para-nitrophenol (PNP) adalah kristal tidak berwarna sampai kekuningan yang banyak digunakan dalam bidang industri obat-obatan, fungisida dan pewarna. Senyawa PNP terdata sebagai “polutan utama” oleh US Environmetal Protection Agency (EPA) karena kelarutan yang tinggi dan stabil di dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik zeolit termodifikasi HDTMA dan kemampuannya dalam mengadsorpsi PNP pada berbagai variasi pH larutan, waktu kontak dan konsentrasi awal larutan. Preparasi zeolit termodifikasi HDTMA dilakukan melalui proses aktivasi dengan HCl 1 M dan dilanjutkan modifikasi menggunakan surfaktan HDTMA-Br 2x KTK atau 0,1232 M. Hasil analisis FTIR pada zeolit termodifikasi HDTMA menunjukkan adanya gugus CH2 dari amina pada bilangan gelombang 2929 dan 2857 cm-1, hal ini menandakan bahwa zeolit alam telah berhasil dimodifikasi dengan HDTMA. Hasil analisis XRD zeolit termodifikasi HDTMA tidak mengalami perubahan struktur. Hasil uji SAA menggunakan metode BET luas permukaan zeolit alam meningkat setelah dimodifikasi dengan HDTMA. Adsorpsi PNP oleh zeolit termodifikasi HDTMA terjadi pada pH optimum 4, waktu kontak 60 menit dan konsentrasi awal 25 ppm dengan jumlah PNP teradsorpsi 0,594 mg/g.
Isolasi dan Identifikasi Senyawa Flavonoid dari Daun Murbei (Morus alba Linn) Mabruroh, Eva Qomariyah; Mursiti, Sri; Kusumo, Ersanghono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mulberry leaves are used as traditional medicine because they contain secondary metabolites. Mulberry leaves are used as traditional medicine because they contain secondary metabolites. The purpose of this research is to know determine isolation method, identification, and class of flavonoid compounds from mulberry leaves. Sample were isolated using maceration method, liquid partition, gravitation column chromatography (GCC) technical, compound identification using FTIR and UV-Vis. Extraction of 3000 g dry powder of mulberry leaves using maceration method with n-hexane and ethanol solvent during 3x24 hours yielded 82.3538 g dark green ethanol extract, the phytochemical test showed that contained flavonoid compound. The ethanol extract was extracted with liquid partition using ethyl acetate: aquades (1 : 1) yielded 38.4253 g ethyl acetate extract, that was TLC test eluted with n-hexane : ethyl acetate was obtained by the best eluent of  8:2. Isolation using column chromatography with silica gel and n-hexane: ethyl acetate eluent (9:1), (8:2), (7:3), and (6:4) gave 7 fractions, the phytochemical test showed that contained strong intensity flavonoid compound. Analysis of fraction 7 isolate using FTIR and UV-Vis. Infrared analysis showed that the isolate had bound -OH, CH aliphatic, C=O carbonil, C=C aromatic, CO alcohol, and CH aromatic groups. Analysis of fraction 7 isolate using UV-Visible gained 2 peaks at λ 324 nm (band I) and λ 291 nm (band II) which indicated the flavonoide groups of flavanone or dihydroflavonol. By using shifting reagent the fraction 7 isolate was suggested to contain dihydroflavonol group with substituent of ortho-dihydroxyl group on C-6 and C-7, ortho-dihydroxyl group on C-4 'and C-5', and hydroxyl group on C-3.
Pengaruh Konsentrasi Asam Sulfat dan Waktu Reaksi Pada Sintesis α-Terpineol dari Terpentin Prastiwi, Yohanna Francisca Budi; Selfiana, Teti; Utami, Herti
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The aim of this research is to study on  effect of the catalyst concentration of sulfuric acid (H2SO4) and reaction time in α-terpineol synthesis process from turpentine. Turpentine used in this research contents 65.891% α-pinene. Parameters that studied were the catalyst concentration of H2SO4 (20%, 25%, 30%, 35%) and reaction time (1 hour, 2 hours, 3 hours, 4 hours and 5 hours). The volume of ethanol used 135 mL. The study was carried out using a three-neck flask, a condenser, hot plate, a magnetic stirrer and thermometer with the speed stirring of 500 rpm. The product of synthesis were neutralized using 5% NaOH, then analyzed using GC and GC-MS. The results of this study showed that the highest selectivity of α-terpineol was 11,54% at 25% H2SO4 catalyst and 3 hours reaction time. Keyword : α-terpineol, α-pinene, turpentine, H2SO4
Optimasi Epoksidasi Fatty Acid Methyl Esters (FAME) Berbasis Palm Olein sebagai Aditif Pemlastis Cat Irawati, Irawati; Kurniawan, Cepi; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang optimasi epoksidasi fatty acid methyl ester (FAME) berbasis palm olein sebagai aditif pemlastis cat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil optimum senyawa epoksi yang telah disintesis berdasarkan parameter bilangan oksiran dan bilangan iod. Sintesis senyawa epoksi dilakukan menggunakan FAME, asam asetat, katalis amberlit IR-120, asam peroksida 50%, dan pelarut toluen pada suhu 70 oC dan kecepatan pengadukan 100 rpm. Pada optimasi waktu 1, 3, dan 5 jam didapat waktu optimum sintesis pada 3 jam dengan nilai bilangan oksiran sebesar 4,17% dan bilangan iod sebesar 7,66%. Pada optimasi rasio dan penambahan katalis, didapat optimum sintesis pada rasio 1:2 dan penambahan katalis 3 gram dengan bilangan oksiran 4,26% dan bilangan iod sebesar 5,42%. Konversi sebesar 90% dan selektivitas sebesar 70%. Hasil karakterisasi menggunakan FT-IR diketahui bahwa senyawa hasil sintesis diduga mengandung senyawa epoksi. Analisis data menggunakan RSM menunjukkan korelasi yang tinggi antara variable bebas dengan respon berupa variable terikat sebesar 96%.
Preparasi Mg/Al/Fe-NO3 Hidrotalsit Secara Kopresipitasi Safitri, Tsania; Sulistyaningsih, Triastuti; Kusumastuti, Ella
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preparasi dan karakterisasi untuk memperoleh Mg/Al/Fe-NO3 hidrotalsit telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari metode preparasi Mg/Al/Fe-NO3 hidrotalsit secara kopresipitasi dan karakterisasinya sebagai salah satu adsorben. Preparasi Mg/Al/Fe-NO3 hidrotalsit dilakukan dengan metode kopresipitasi dengan menambahkan larutan NaOH 1 M hingga pH 10 dengan temperatur larutan 35oC. Mg/Al/Fe-NO3 hidrotalsit dianalisis gugus fungsinya dengan FT-IR dan fasa mineralnya dengan XRD. Berdasarkan hasil karakterisasi menunjukkan bahwa material yang terbentuk merupakan Mg/Al/Fe-NO3 hidrotalsit  yang memiliki anion nitrat pada daerah antarlapis dan memiliki struktur kristalin dengan ukuran kristal sebesar 11,7016 nm.
Optimalisasi Metode Penentuan Kadar Etanol dan Metanol pada Minuman Keras Oplosan Menggunakan Kromatografi Gas (KG) Yanti, Arisma; Mursiti, Sri; Widiarti, Nuni; Nurcahyo, Bowo; Alauhdin, M.
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang optimalisasi metode terhadap tiga metode preparasi yaitu distilasi, ekstraksi cair-cair dan ekstraksi fase padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode preparasi yang paling tepat dan keakuratan kromatografi gas terhadap penentuan kadar etanol dan metanol dalam minuman keras oplosan. Uji validitas yang dilakukan meliputi uji linearitas, penentuan LoD dan LoQ, serta akurasi, dan presisi. Linearitas kurva standar metanol dan etanol menggunakan kromatografi gas diperoleh koefisen relasi masing-masing sebesar 0,999 dan 0,999. Batas deteksi dan batas kuantitasi metanol lebih rendah dibandingkan dengan etanol. Uji akurasi dilakukan dengan menghitung %recovery dan diperoleh hasil yaitu metode distilasi metanol dan etanol masing-masing sebesar 102,79% dan 100,26%. Uji akurasi metode ekstraksi cair-cair metanol dan etanol diperoleh hasil masing-masing sebesar 61,78% dan 91,91%, sedangkan metode ekstraksi fase padat metanol dan etanol diperoleh hasil masing-masing sebesar 82,74% dan 90,22%. Uji presisi dengan menghitung %RSD dan diperoleh hasil yaitu metode distilasi metanol dan etanol masing-masing sebesar 1,097% dan 0,726%, metode ekstraksi cair-cair metanol dan etanol masing-masing sebesar 1,964% dan 3,264%, sedangkan metode ekstraksi fase padat metanol dan etanol masing-masing sebesar 3,258% dan 1,497%. Berdasarkan hasil analisis uji validitas disimpulkan bahwa metode distilasi lebih baik daripada metode ekstraksi cair-cair dan ekstraksi fase padat.
Uji Daya Antibakteri Gel Hand Sanitizer Minyak Atsiri Seledri (Apium graveolens ) Patricia, Amelinda Diana; Jumaeri, Jumaeri; Mahatmanti, F. Widhi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang uji aktivitas antibakteri gel hand sanitizer minyak atsiri daun seledri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik senyawa yang terdapat dalam minyak atsiri daun seledri, serta aktivitas antibakterinya. Sampel yang digunakan adalah daun seledri,kemudian dilakukan destilasi uap air. Hasil minyak atsiri yang diperoleh dimurnikan menggunakan Na2SO4 untuk memisahkan air dengan minyak sehingga diperoleh rendemen 0,45% pada sampel daun seledri. Senyawa yang terkandung dalam minyak atsiri seledri diidentifikasi menggunakan GCMS, senyawa terbanyak adalah limonene dengan presentase 53,06% . Uji antibakteri dilakukan terhadap minyak atsiri murni dan gel hand sanitizer minyak atsiri. Daya antibakteri gel hand sanitizer minyak atsiri seledri yang memiliki daya hambat terbesar adalah gel hand sanitizer minyak atsiri daun seledri dengan konsentrasi 15% meiliki daya hambat 14 mm yang bersifat aktif , kemudian pada konsentrasi 10% sebesar 11 mm, dan pada konsentrasi 5% sebesar 8mm  pada bakteri E.coli.
Validasi Metode Pengujian Logam Berat Timbal (Pb) dengan Destruksi Basah Menggunakan FAAS dalam Sedimen Sungai Banjir Kanal Barat Semarang Ratnawati, Nursanti Angger; Prasetya, Agung Tri; Rahayu, Endah Fitriani
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Telah dilakukan uji validitas terhadap dua metode destruksi basah untuk analisis logam Pb dalam sedimen Sungai Banjir Kanal Barat Semarang menggunakan Flame Atomic Absorption Spectrophotometer. Uji validitas yang dilakukan meliputi uji linieritas, penentuan limit of detection (LoD) dan limit of quantitation (LoQ), uji akurasi, serta uji presisi. Linieritas kurva standar Pb dengan FAAS diperoleh sebesar 0,9996 dengan nilai LoD sebesar 0,3409 mg/L dan nilai LoQ  sebesar 1,1364 mg/L. Uji akurasi dilakukan dengan menghitung persen recovery untuk metode variasi 1 sebesar 90,01% dan 87,30% untuk metode variasi 2. Hasil uji presisi untuk metode variasi 1 diperoleh persen RSD sebesar 0,89% dan 1,67% untuk metode variasi 2. Jumlah Pb dalam sedimen Sungai Banjir Kanal Barat Semarang sesuai dengan metode yang paling valid sebesar 182,2180 mg/kg. Hasil uji t tidak berpasangan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada rerata jumlah Pb dari kedua metode pengujian. Berdasarkan hasil analisis uji validitas disimpulkan bahwa metode variasi 1 lebih baik daripada metode variasi 2.
Studi Teoritis Senyawa Turunan Kalkon Hidroksi sebagai Chemosensor Anion Perdana, Fitra; Wijaya, Karna; Armunanto, Ria
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi secara teoritis telah dilakukan untuk mempelajari interaksi senyawa turunan kalkon hidroksi (CH) sebagai sensor kimia dengan anion F-, Cl-, Br-, CN-, CH3COO-, dan NO3-. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan struktur molekul senyawa turunan kalkon hidroksi (CH) dan sifat sensornya serta model interaksinya dengan anion dengan metode DFT. Hasil optimasi geometri menunjukkan terjadinya pemanjangan ikatan O-H sebesar 0,63-0,85 Å dengan adanya anion F-, CN-, and CH3COO-. Hal ini mengindikasikan terjadinya deprotonasi sensor kalkon hidroksi (CH) oleh anion. Sedangkan interaksi sensor kalkon hidroksi (CH) dengan anion Cl-, Br-, dan NO3- hanya berupa ikatan hidrogen dengan pemanjangan ikatan O-H sebesar 0,08-0,46 Å. Sensor kalkon hidroksi (CH) yang mengalami deprotonasi memiliki energi interaksi yang lebih besar yaitu -209,37 – -424,06 kJ/mol dibandingkan sensor yang hanya membentuk ikatan hidrogen yaitu -98,60 – -125,59 kJ/mol. Sensor yang mengalami deprotonasi mengakibatkan turunnya selisih energi HOMO-LUMO dari -3,94 – -4,06 eV menjadi -2,62 – -2,75 eV.

Page 1 of 2 | Total Record : 20