Andi Legawa, I Gede
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

COFFEE SHOP SEBAGAI RUANG ALTERNATIF AKTIVITAS BELAJAR BAGI MAHASISWA DENPASAR (STUDI DI IMADJI JEMPIRING COFFEE) Angelica, Miranda; Andi Legawa, I Gede
Jurnal Antropologi Sumatera Vol. 23 No. 1 (2025): Vol 23, No 1 (2025): Jurnal Antropologi Sumatera, Desember 2025
Publisher : Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/0axgt082

Abstract

Pemilihan coffee shop sebagai ruang alternatif yang muncul seiring dengan perubahan pola aktivitas dan kebutuhan mahasiswa di Kota Denpasar menunjukkan adanya penurunan minat dalam memanfaatkan fasilitas pendidikan yang telah tersedia. Salah satu penyebabnya adalah keterbatasan fasilitas publik yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, seperti kenyamanan, fleksibilitas waktu, dan akses pendukung seperti internet. Kondisi ini bertujuan untuk menganalisis cara mahasiswa mengambil keputusan mengenai keterlibatan mereka berdasarkan pertimbangan manfaat dan konsekuensi yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, serta menggunakan teknik pengumpulan data berbasis wawancara, observasi, dan studi pustaka. Data lapangan yang didapat pada penelitian ini diolah melalui tiga tahap yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi mahasiswa di Kota Denpasar dalam memilih Imadji Coffee Jempiring sebagai ruang alternatif aktivitas belajar dipengaruhi oleh suasana yang kondusif, lokasi yang strategis, ketersediaan fasilitas pendukung, serta variasi menu yang ditawarkan. Keputusan mahasiswa tersebut didasarkan pada pertimbangan manfaat dan tingkat kenyamanan yang dirasakan. Penelitian ini menemukan adanya transformasi pemanfaatan coffee shop sebagai ruang alternatif aktivitas belajar yang memengaruhi proses belajar mahasiswa, termasuk pola belajar yang lebih fleksibel. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi perilaku konsumtif mahasiswa dalam mengalokasikan pengeluaran finansial untuk memenuhi kebutuhan ruang belajar yang dianggap menunjang aktivitas akademik. Implikasi sosial dari temuan tersebut menunjukkan bahwa coffee shop berperan sebagai ruang sosial yang memungkinkan terbentuknya jejaring dan perluasan relasi sosial antarmahasiswa