Perkembangan teknologi digital telah mentransformasi secara fundamental praktik manajemen sumber daya manusia, dari fungsi administratif menjadi proses strategis yang berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis pengaruh Digital Human Resource Management) terhadap kinerja karyawan melalui sintesis komprehensif literatur empiris. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan mengacu pada protokol PRISMA 2020. Sebanyak 41 artikel ilmiah yang telah melalui proses peer review dan dipublikasikan pada periode 2016–2025 dianalisis, dengan sumber data dari Scopus, Web of Science, dan Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital HRM secara umum memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, terutama melalui peran mediasi employee engagement. Namun ditemukan pula adanya efek paradoksal seperti meningkatnya techno-stress, penurunan kualitas interaksi interpersonal, serta isu privasi data. Selain itu hubungan antara Digital HRM dan kinerja bersifat kondisional, dipengaruhi oleh faktor kontekstual seperti kesiapan digital, budaya organisasi, serta praktik kerja berkinerja tinggi. Penelitian ini juga mengidentifikasi adanya kesenjangan kajian pada konteks negara berkembang, di mana implementasi Digital HRM masih belum merata dan menghadapi berbagai keterbatasan. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan perspektif sosio-teknikal yang lebih komprehensif, sementara secara praktis memberikan implikasi strategis bagi organisasi dalam merancang sistem Digital HRM yang berpusat pada manusia dan berkelanjutan.