Kinerja karyawan merupakan indikator vital keberhasilan organisasi dalam menghadapi dinamika persaingan global yang semakin kompleks. Pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia diyakini sebagai instrumen strategis yang mampu meningkatkan kompetensi, motivasi, dan produktivitas tenaga kerja secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pelatihan terhadap kinerja karyawan; mengidentifikasi kontribusi pengembangan karyawan terhadap kinerja dalam berbagai konteks organisasi; serta memetakan faktor-faktor yang memoderasi hubungan antara pelatihan, pengembangan, dan kinerja karyawan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada protokol PRISMA. Dari 195 artikel yang teridentifikasi melalui berbagai basis data ilmiah, sebanyak 12 artikel final dipilih setelah melalui tahapan seleksi ketat berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berkontribusi terhadap kinerja karyawan, dengan kontribusi yang bervariasi di berbagai sektor. Pengembangan karyawan terbukti memberikan dampak jangka panjang melalui peningkatan motivasi intrinsik, employee engagement, dan komitmen organisasional. Selain itu, hubungan pelatihan-kinerja dimediasi oleh employee engagement dan dimoderasi oleh kompetensi, motivasi, serta dukungan organisasi. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya desain program pelatihan berbasis kebutuhan yang terintegrasi dengan pengembangan karir, serta adopsi metode pelatihan digital untuk memaksimalkan efektivitas intervensi SDM dalam organisasi modern.