Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Komperatif Teori Pendidikan Paulo Freire dan Ki Hajar Dewantara dan Relevansinya Terhadap Kurikulum Berbasis Cinta Nandzifatus Sholikah; M. Fahmi Maulana; Siti Khurota A'yunin
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i2.5407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif pemikiran pendidikan Paulo Freire dan Ki Hajar Dewantara dan mengkaji relevansinya terhadap pengembangan Kurikulum Berbasis Cinta sebagai paradigma pendidikan yang mengedepankan nilai kemanusiaan, empati, dialog, dan pembentukan karakter dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Sumber data primer berasal dari karya utama Freire seperti Pedagogy of the Oppressed (1968) dan Education as the Practice of Freedom (1967), dan tulisan Ki Hajar Dewantara. Data sekunder diperoleh dari buku, artikel ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan. Analisis menggunakan teknik deskriptif komparatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kedua tokoh memiliki kesamaan dalam memandang pendidikan sebagai sarana pembebasan manusia dan menolak model pendidikan otoriter. Freire mengedepankan kesadaran kritis melalui dialog dan problem-posing education, sedangkan Ki Hajar Dewantara mengedepankan pembentukan karakter melalui sistem among. Kedua pemikiran memiliki relevansi dengan Kurikulum Berbasis Cinta yang mengedepankan relasi humanis, empati, dan pembelajaran berbasis pengalaman.