Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Systematic Literature Review Dampak Konten Tiktok Terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Semester Akhir Di Daerah Istimewa Yogyakarta Muzaina, Manda Laila; Rendra Widyatama
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i2.5458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan TikTok terhadap kesehatan mental mahasiswa yang berada di semester akhir dengan menerapkan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) yang berlandaskan pedoman PRISMA. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari artikel jurnal ilmiah yang terindeks di Google Scholar, Scopus, dan SINTA dalam rentang waktu 2020–2025 melalui proses seleksi sistematis berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Sebanyak 22 artikel yang relevan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola hubungan antara penggunaan TikTok dan kondisi psikologis mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak TikTok bersifat ambivalen, yang ditentukan oleh intensitas penggunaan, jenis konten, serta motif penggunaan media. Berdasarkan kerangka teori Uses and Gratifications yang dikemukakan oleh Elihu Katz, Jay G. Blumler, dan Michael Gurevitch, ditemukan bahwa motif hiburan, interaksi sosial, dan pelarian berperan penting dalam menentukan dampak psikologis yang dihasilkan. Penggunaan TikTok secara moderat dengan konten edukatif dan dukungan sosial dapat memberikan manfaat berupa relaksasi dan peningkatan kesejahteraan psikologis, sementara penggunaan yang berlebihan yang didominasi oleh perbandingan sosial dan pelarian dari tekanan akademik cenderung meningkatkan stres, kecemasan, serta prokrastinasi. Penelitian ini menegaskan bahwa analisis yang hanya berbasis intensitas penggunaan tidaklah cukup, sehingga diperlukan pendekatan yang mempertimbangkan motif dan mekanisme psikologis pengguna. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya literasi digital dan pengelolaan penggunaan media sosial secara bijak sebagai strategi untuk menjaga kesehatan mental mahasiswa di era digital.