Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ketahanan Keluarga Penjual Koran sebagai Kelompok Marjinal Perspektif Struktural Fungsional Muntashir, Muhammad Hanif; Fauzi, Ahmad; Nuraida, Tasya; Andiki, Andiki; Ma'arif, Khaerul
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 21, Nomor 2 (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v21i2.82129

Abstract

Penurunan minat masyarakat terhadap media cetak akibat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memengaruhi kondisi sosial ekonomi penjual koran. Pergeseran konsumsi dari media cetak ke media digital menyebabkan jumlah koran yang terjual menurun sehingga pendapatan penjual koran menjadi tidak stabil. Kondisi ini menempatkan keluarga penjual koran pada posisi ekonomi yang rentan karena penghasilan bergantung pada penjualan harian tanpa jaminan pendapatan tetap. Ketidakpastian tersebut berpotensi memengaruhi kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar serta mempertahankan ketahanan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kondisi sosial ekonomi keluarga penjual koran serta strategi mereka dalam menjalankan fungsi keluarga di tengah tekanan struktural yang dihadapi.Subjek penelitian adalah keluarga penjual koran yang menjadi sumber utama data dan informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman hidup keluarga penjual koran dalam menghadapi keterbatasan ekonomi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan menggunakan pedoman wawancara sebagai instrumen penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun menghadapi kondisi ekonomi yang tidak stabil, keluarga penjual koran tetap mampu mempertahankan ketahanan keluarga melalui berbagai strategi adaptif, seperti melakukan pekerjaan tambahan, pembagian peran yang fleksibel, serta memperkuat nilai kebersamaan dan dukungan emosional antar anggota keluarga