Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Utang Luar Negeri Sektor Swasta dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terhadap PDB Sektor Industri di Indonesia Tahun 2015–2024 Riza Yuliana; Muhammad Syafri
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 3 (2026): MEI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i3.2280

Abstract

Penelitian ini mengkaji keterkaitan antara pembiayaan eksternal yang berasal dari utang luar negeri pada sektor swasta serta investasi yang bersumber dari dalam negeri melalui Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terhadap dinamika Produk Domestik Bruto (PDB) sektor industri di Indonesia. Seluruh analisis didasarkan pada data sekunder berbentuk deret waktu (time series) yang mencakup periode 2015 hingga 2024, dengan pengumpulan data dari BPS dan Bank Indonesia. Kajian ini juga menggunakan pendekatan kuantitatif yang diolah melalui model regresi linier berganda, setelah sebelumnya dilakukan pengujian terhadap asumsi-asumsi klasik untuk memastikan validitas estimasi model yang digunakan. Temuan empiris menunjukkan bahwa variabel utang luar negeri sektor swasta tidak menunjukkan kontribusi yang berarti terhadap perubahan PDB sektor industri. Sebaliknya, variabel PMDN memperlihatkan hubungan yang bersifat positif serta memiliki signifikansi statistik terhadap peningkatan output sektor industri. Ketika dianalisis secara simultan, kedua variabel tersebut tetap memberikan pengaruh terhadap variasi PDB sektor industri, meskipun dengan kontribusi yang berbeda. Nilai koefisien determinasi yang relatif tinggi mengindikasikan bahwa model penelitian mampu menjelaskan proporsi variasi PDB dalam tingkat yang cukup besar. Secara keseluruhan, hasil kajian ini menegaskan bahwa peran investasi domestik lebih dominan dibandingkan dengan pembiayaan eksternal dalam mendukung ekspansi sektor industri di Indonesia. Dengan demikian, penguatan arus PMDN menjadi aspek penting dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.