Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta menguji secara empiris pengaruh lingkungan kerja dan kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, sedangkan data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Populasi penelitian meliputi seluruh karyawan perusahaan, dengan jumlah sampel sebanyak 61 orang yang ditentukan melalui teknik sampling tertentu. Pengolahan data dilakukan menggunakan analisis deskriptif untuk menggambarkan kondisi variabel penelitian, serta analisis inferensial melalui regresi linier berganda guna mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi, yang berarti semakin baik kondisi lingkungan kerja yang dirasakan karyawan, maka semakin tinggi pula tingkat loyalitas dan keterikatan mereka terhadap perusahaan. Selain itu, kepuasan kerja juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi, sehingga karyawan yang merasa puas terhadap pekerjaannya cenderung menunjukkan komitmen yang lebih kuat. Secara simultan, lingkungan kerja dan kepuasan kerja bersama-sama memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan komitmen organisasi karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa lingkungan kerja yang kondusif serta tingkat kepuasan kerja yang tinggi merupakan faktor penting dalam membentuk komitmen organisasi. Kedua variabel tersebut memiliki peranan strategis dalam mendorong karyawan untuk bekerja secara optimal, menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi, serta memberikan kontribusi maksimal bagi pencapaian tujuan perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian, perusahaan disarankan untuk meningkatkan kualitas lingkungan kerja, terutama melalui penyediaan fasilitas dan perlengkapan kerja yang memadai, serta meningkatkan kepuasan kerja dengan memberikan perhatian terhadap keamanan kerja, baik secara fisik maupun psikologis, sehingga loyalitas, komitmen, dan produktivitas karyawan dapat meningkat secara berkelanjutan.