Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Unmet Need pada Pasangan Usia Subur di Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat Ariyanti, Fanni; Yurni Suasti
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.696

Abstract

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2024, jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) di Kabupaten Pasaman Barat mencapai 82.509, dengan 46.849 peserta KB aktif. Di Kecamatan Kinali, dari 11.572 PUS, hanya 6.493 yang aktif, sementara 5.079 belum mengikuti program KB. Tingginya unmet need terlihat terutama di Nagari Kinali (491 kasus) dan Bandua Balai (202 kasus). Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor demografi, sosial, ekonomi, dan budaya yang memengaruhi unmet need pada PUS di Kecamatan Kinali. Metode yang digunakan adalah kombinasi kualitatif dan kuantitatif melalui kuesioner, dengan analisis univariat berupa distribusi frekuensi dan persentase. Variabel meliputi jumlah anak, umur istri, usia perkawinan, pendidikan, pengetahuan KB, alasan tidak ber-KB, pengalaman penggunaan KB, efek samping, dukungan suami, pekerjaan, pendapatan, dan lingkungan sosial. Hasil menunjukkan sebagian besar PUS unmet need pernah menggunakan KB namun berhenti, terutama pada pasangan dengan 1–2 anak. Kasus dominan terjadi pada usia 20–35 tahun (1–2 anak) dan >35 tahun (>2 anak). Meski pengetahuan cukup baik, penggunaan kontrasepsi rendah akibat kekhawatiran efek samping, faktor ekonomi, dan kurangnya dukungan suami. Faktor budaya bukan penyebab utama.