Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Etnobotani Tumbuhan Obat oleh Masyarakat di Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan Ramadhan, Muhamad Syahrur; Solekha, Rofiatun; Tamam, Muhammad Badrut
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13389

Abstract

Indonesia merupakan negara megabiodiversitas dengan kekayaan hayati dan budaya yang luar biasa, terdiri dari sekitar 300 etnis yang masing-masing memiliki warisan budaya, termasuk pengetahuan tradisional tentang tumbuhan obat etnobotani mempelajari hubungan manusia dan tumbuhan, menjadi solusi pelestarian pengetahuan tradisional dengan mendokumentasikan pemanfaatan tumbuhan obat dengan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan jenis tumbuhan obat yang digunakan adalah asam jawa, beluntas, jahe jambu biji, kencur, kunyit, lengkuas, mengkudu, salam, sambiroto, sirih, tapak liman, yodium. Pemanfaatkan sebagai pelangsing, pegal linu, menghangatkan badan, nafsu makan, meredakan batuk, mual, diare, sembelit, meredakan asam lambung, menurunkan tekanan darah, kolesterol, darah tinggi, pegal pegal, membersihkan keputihan, meningkatkan kekebalan tubuh, menyembuhkan luka. Cara pengolahan tumbuhan obat adalah dengan cara rebus, dioles dan dikeringkan penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Kecamatan Modo memiliki pengetahuan tradisional yang cukup kaya mengenai tumbuhan obat dan cara pemanfaatannya, yang berpotensi untuk dikembangkan dalam pelestarian kearifan lokal dan pengobatan alternatif. Berdasarkan hasil analisis Presentase Nilai Penggunaan PPV bagian tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan adalah batang (rimpang) kunyit (Curcuma longa L.) dengan nilai 46,30%. Dari data yang dihasilkan Tingkat Kepercayaan (Fidelity Level) masyarakat Kecamatan Modo adalah 31,6%.