Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS RISIKO KELUHAN MUSKULOSKELETAL DISORDERS (MSDS) PADA PETANI KELAPA DI DESA X Sanger, Ailine Yoan; Paat, Putri
Klabat Journal of Nursing Vol. 8 No. 1 (2026): Nursing and Well-being Dynamics
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/kjn.v8i1.1527

Abstract

Musculoskeletal complaints are disorders affecting the muscles, bones, ligaments, tendons, joints, and other supporting tissues. Persistent complaints can interfere with daily routines, impacting workers’ productivity and quality of life. The objective of this study was to determine significant differences in MSD complaints among coconut farmers based on age, gender, length of service, and work duration. This study employed a quantitative method using a descriptive analytical design with a cross-sectional approach.  The instrument used in this study is the Nordic Body Map (NBM) to measure MSDs.  The results revealed significant differences in MSD complaints by gender; there were significant differences in MSD complaints based on age group; and significant differences in MSD complaints based on length of service; however, no significant differences were found in MSD complaints based on work duration. Recommendations were made to provide ergonomics education to agricultural workers, particularly for women, who have lower muscle strength than men. Stretching during work breaks is also important, especially for older workers, to help reduce MSD complaints. Keluhan muskuloskeletal merupakan gangguan yang terjadi pada otot, tulang, ligamen, tendon, persendian maupun jaringan pendukung lainnya yang.  Keluhan yang berlangsung terus-menerus dapat mengganggu kegiatan rutinitas sehari-hari, berdampak pada produktivitas dan kualitas hidup pekerja.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pada keluhan MSDs pada petani kelapa berdasarkan usia, jenis kelamin, masa kerja dan durasi kerja.  Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis desain analitik deskriptif dengan pendekatan cross-sectional.  Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Nordic Body Map (NBM).  Hasil penelitian ini didapati perbedaan yang signifikan pada keluhan MSDs dalam jenis kelamin, terdapat perbedaan keluhan MSDs yang signifikan berdasarkan kelompok usia, terdapat perbedaan yang signifikan pada keluhan MSDs ditinjau dari masa kerja, namun tidak didapati perbedaan yang signifikan dalam keluhan MSDs berdasarkan durasi kerja. Rekomendasi diberikan agar edukasi ergonomi dapat diberikan kepada pekerja petani apalagi untuk jenis kelamin wanita dengan masa otot yang lebih rendah daripada laki-laki.  Peregangan disela-sela pekerjaan juga penting apalagi bagi pekerja dengna usia yang lebih tua, untuk membantu mengurangi keluhan MSDs.