This Author published in this journals
All Journal Pemuliaan Hukum
Putra, Muhammad Adinda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Infeksi Menular Seksual dalam Relasi Laki-Laki Seks Laki-Laki (LSL) Di Kabupaten Bandung dalam Perspektif Perlindungan Anak Putra, Muhammad Adinda
Pemuliaan Hukum Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Pemuliaan Hukum (April)
Publisher : Law Study Program, Faculty of Law, Nusantara Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/ph.v8i1.4129

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perhatian terhadap perlindungan hukum bagianak yang menjadi korban infeksi menular seksual, khususnya dalam konteks relasi laki-laki seks laki-laki (LSL)yang masih menghadapi stigma sosial dan kompleksitas penanganan hukum maupun kesehatan. Kondisitersebut menimbulkan tantangan dalam menjamin pemenuhan hak anak serta efektivitas mekanismeperlindungan yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukumterhadap anak korban infeksi menular seksual dalam relasi LSL di Kabupaten Bandung serta mengidentifikasikendala yang dihadapi dalam implementasinya. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatanyuridis normatif dengan metode analisis terhadap peraturan perundang-undangan, konsep hukum, sertaliteratur yang relevan, didukung dengan data empiris sebagai penguat analisis. Hasil penelitian menunjukkanbahwa secara normatif perlindungan hukum terhadap anak korban telah diatur dalam berbagai peraturanterkait perlindungan anak dan kesehatan, namun implementasinya masih menghadapi hambatan berupastigma sosial, keterbatasan koordinasi antar lembaga, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap isukesehatan reproduksi anak. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis yang mengintegrasikan perspektifperlindungan anak dengan isu kesehatan seksual dalam konteks relasi LSL yang masih jarang dikaji dalamkajian hukum di Indonesia. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi penguatan kebijakanperlindungan anak serta peningkatan sinergi antara lembaga hukum dan lembaga kesehatan dalam menanganikasus serupa.