Background: Type 2 diabetes mellitus is a chronic disease that requires long-term management and can impact a patient's quality of life physically, psychologically, socially, and environmentally. Successful disease management is determined not only by patient adherence to treatment but also by family support, the primary support system that helps patients maintain self-care, maintain blood sugar control, and improve well-being. Purpose: To determine the relationship between family support and quality of life in type 2 diabetes mellitus patients. Method: This study used a quantitative method with a correlational cross-sectional design. The sample consisted of 87 respondents selected using a purposive sampling technique. Data collection was conducted using the Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS) questionnaire to measure family support and the Diabetes Quality of Life (DQOL) to measure quality of life. Data analysis used the Spearman Rank test. Results: The majority of respondents reported high family support and good quality of life (81.6%, respectively). There is a significant relationship between family support and quality of life in patients with type 2 diabetes mellitus (p = 0.000) and a correlation coefficient of 0.923, indicating a very strong positive relationship. Conclusion: Family support plays a crucial role in improving the quality of life in patients with type 2 diabetes mellitus. Keywords: Family Support; Outpatients; Quality of Life; Type 2 Diabetes Mellitus. Pendahuluan: Diabetes Melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang dan dapat memengaruhi kualitas hidup pasien secara fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan. Keberhasilan pengelolaan penyakit tidak hanya ditentukan oleh kepatuhan pasien terhadap pengobatan, tetapi juga oleh dukungan keluarga sebagai sistem pendukung utama dalam membantu pasien menjalani perawatan diri, menjaga kontrol gula darah, serta meningkatkan kesejahteraan hidup. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien Diabetes Melitus tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 87 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS) untuk mengukur dukungan keluarga dan Diabetes Quality of Life (DQOL) untuk mengukur kualitas hidup. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga tinggi dan kualitas hidup baik masing-masing sebesar 81.6%. Terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien Diabetes Melitus tipe 2 dengan nilai p = 0.000 dan koefisien korelasi 0.923 yang menunjukkan hubungan positif sangat kuat. Simpulan: Dukungan keluarga memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien Diabetes Melitus tipe 2. Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe 2; Dukungan Keluarga; Kualitas Hidup; Pasien Rawat Jalan.