Pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pendekatan holistik dalam integrasi nilai karakter pada pembelajaran lintas kurikulum melalui metode studi literatur sistematis (systematic literature review). Pencarian literatur dilakukan pada basis data Scopus, ERIC, dan Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2021–2026, menghasilkan 25 artikel final yang dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dan analisis konten dengan protokol PRISMA. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan holistik bertumpu pada tiga dimensi yang saling berkelindan, yaitu dimensi kognitif, afektif, dan behavioral, yang hanya akan menghasilkan dampak bermakna apabila dikembangkan secara simultan. Penelitian ini juga mengidentifikasi empat model integrasi nilai karakter lintas kurikulum, yakni model infus, model fusi, model proyek lintas bidang, dan model komunitas belajar, dengan model komunitas belajar mencapai tingkat keterpaduan tertinggi. Faktor pendukung implementasi meliputi kepemimpinan kepala sekolah, kapasitas profesional guru, dukungan kebijakan, dan keterlibatan komunitas, sementara hambatan utama berupa fragmentasi kurikulum, beban administratif, dan ketiadaan instrumen penilaian karakter yang terstandar. Dalam konteks Indonesia, kerangka Profil Pelajar Pancasila menyediakan fondasi yang kuat bagi implementasi pendekatan ini, namun memerlukan pengembangan profesional guru yang lebih sistematis dan instrumen penilaian karakter yang lebih autentik.