This Author published in this journals
All Journal THE COMMERCIUM
Ester Anggia Hutabarat
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN PROGRAM PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL DAN AKTIVASI EVENT UNTUK MEMBANGUN BRAND AWARENESS GALERI SENI (STUDI PADA NINE ART GALLERY SIDOARJO) Khalili, Tsaltsa Reza; Miftahul Firmansyah; Ester Anggia Hutabarat; Galuh Dinda Natasya; Muhammad Khilmy Nafis; Prasetyo, Dwi
The Commercium Vol 10 No 2 (2026): The Commercium - April 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i2.76913

Abstract

Penelitian ini dipicu oleh lemahnya brand awareness Nine Art Gallery sebagai galeri seni menengah yang belum maksimal dalam mengelola komunikasi publik melalui platform media sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji implementasi program manajemen media sosial dan pembuatan konten kreatif dalam memperkuat brand awareness Nine Art Gallery. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan fokus studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola galeri, tim media sosial, dan pengunjung; observasi aktif terhadap proses pembuatan konten; serta pengumpulan dokumen konten dan data analisis media sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pengelolaan media sosial melalui pembuatan konten kreatif yang terencana berhasil meningkatkan indikator media sosial secara signifikan: jangkauan meningkat 1.900% (dari 50 menjadi 1.000), impresi meningkat 5.971% (dari 56 menjadi 3.400), dan interaksi meningkat 11.466% (dari 3 menjadi 347). Konten yang paling berhasil adalah behind the scene, wawancara seniman, dan konten yang interaktif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan program pengelolaan media sosial serta pembuatan konten kreatif yang terstruktur, konsisten, dan menarik terbukti efektif dalam membangun brand awareness bagi galeri seni. Penelitian ini menyarankan agar galeri seni tetap menjaga konsistensi konten, memperkuat hubungan antara konten digital dan acara fisik, serta melakukan evaluasi secara teratur berdasarkan data analitik.