SSiT.,M.Keb, Inge Anggi Anggarini,
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persiapan Laktasi pada Ibu Hamil Trimester III untuk Mencegah Masalah dalam Pemberian ASI SSiT.,M.Keb, Inge Anggi Anggarini,
Khidmah Vol 8 No 1 (2026): Khidmah
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/khidmah.v8i1.597

Abstract

Pemberian ASI sangat penting untuk kelangsungan hidup dan kesehatan anak, karena merupakan sumber gizi yang aman, alami, bergizi, dan berkelanjutan. Di Indonesia, angka pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama telah meningkat dari 52% pada tahun 2017 menjadi 68% pada tahun 2023. Namun, masih banyak tantangan yang dihadapi, terutama pada saat bayi baru lahir. Menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, hanya 27% bayi baru lahir yang mendapatkan ASI dalam satu jam pertama kehidupannya, satu dari lima bayi diberikan makanan atau cairan selain ASI dalam tiga hari pertama, dan hanya 14% yang mendapatkan kontak kulit ke kulit minimal satu jam setelah lahir. Tujuan dari edukasi kesehatan ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester III tentang ASI dan persiapan laktasi sehingga permasalahan permasalahan pemberian ASI pada masa nifas dapat dicegah. Metode pengabdian masyarakat berupa konseling,edukasi atau penyuluhan dengan judul Persiapan Laktasi pada Ibu Hamil Trimester III untuk Mencegah Masalah dalam Pemberian ASI. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2026 di PMB Ria Tisnawati Palembang. Selama periode tersebut akan dilakukan beberapa tahapan persiapan dan berkoordinasi dengan pihak terkait dan melakukan edukasi kepada ibu hamil trimester III. Evaluasi hasil pengabdian masyarakat dilakukan dengan penilaian pre dan post test dengan mengisi kuesioner yang telah disediakan. Hasil penilaian pre test didapatkan skor rata-rata 55,25 dan skor rata-rata post test 80,20 dari hasil evaluasi tersebut dapat disimpulkan terjadi peningkatan skor rata-rata peserta sehingga ada peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang ASI dan Persiapan Laktasi.