Nasrul Nasrul
Jurusan Geografi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Indeks Pencemaran dan Prediksi Distribusi Kualitas Air Sungai Menggunakan Metode Spatial Inverse Distance Weighted (Studi Kasus: Sungai Gentung, Kabupaten Pangkep) Rusman Rasyid; Nasrul Nasrul; Dinil Qaiyimah
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 5 (2025): September 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.5.1213-1226

Abstract

Kualitas air sungai memainkan peran yang penting dalam mendukung berbagai ekosistem air dan aktivitas manusia. Namun, Sungai Gentung saat ini mengalami perubahan kondisi yang dapat dilihat secara fisik. Hal ini kemungkinan dipengaruhi oleh semakin meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi yang intensif di sepanjang bantaran sungai yang dapat meningkatkan risiko pencemaran air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks pencemaran dan prediksi distribusi kualitas air sungai Gentung, Kabupaten Pangkep. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan parameter fisik seperti suhu, Total Suspended Solids (TSS), dan Total Dissolved Solids (TDS) serta parameter kimia yaitu pH, Dissolved Oxygen (DO), Biochemical Oxygen Demand (BOD), dan Chemical Oxygen Demand (COD). Selain itu, Analisis Spatial Inverse Distance Weighted juga dilakukan untuk menggambarkan profil distribusi kualitas air sehingga diperoleh data sebaran kualitas air sungai pada empat titik pengambilan sampel yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kualitas air Sungai Gentung, Kabupaten Pangkep dalam keadaan tercemar ringan hingga sedang. Indeks pencemaran titik satu yaitu 5,66 (cemar sedang), titik kedua 5,78 (cemar sedang), titik ketiga 6,04 (cemar sedang), dan titik keempat 2,39 (cemar ringan). Selain itu, hasil Analisis Spatial Inverse Distance Weighted dengan merujuk dari hasil pengujian laboratorium dan perbandingan syarat baku mutu menunjukkan distribusi kualitas air sungai pada tujuh parameter pengujian yang terindikasi tidak memenuhi syarat baku mutu adalah Total Suspended Solids (TSS), Total Dissolved Solids (TDS), Dissolved Oxygen (DO), Biochemical Oxygen Demand (BOD), dan Chemical Oxygen Demand (COD). Penelitian ini dapat menjadi bahan rujukan dan rekomendasi bagi pihak pemangku kepentingan untuk mengambil langkah penanganan permasalahan lingkungan yaitu kualitas air Sungai Gentung, Kabupaten Pangkep.