Ariek Dwi Anggoro
Faculty of Agriculture, Brawijaya University, Jl. Veteran, Lowokwaru, Malang City, East Java, Indonesia 65145 Department of Procurement, Kediri Branch Office, Perum Bulog, Jl. Ir. Sutami No. 8, Banjaran, Kota District, Kediri Regency 64129, INDONESIA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimasi Konsorsium Mikroalga Chlorella Sebagai Upaya Revitalisasi Lingkungan Berbasis Biodegradasi Limbah POME (Palm Oil Mill Effluent) Alip Faturrahman; Andira Rahmawati; Ariek Dwi Anggoro; Andieni Fauziah Rahmah; Muhammad Fadly Haksara
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 3 (2025): May 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.3.721-729

Abstract

Kelapa sawit menjadi komoditas unggulan dalam segi pendapatan non tambang. Pesatnya industri sawit memberikan dampak buruk bagi lingkungan, salah satunya limbah cair yang dihasilkan. Limbah POME memiliki kandungan nilai COD (Chemical Oxygen Demand) berkisar 55.250 mg/L yang 100 kali lebih berbahaya daripada limbah domestik. Akumulasi limbah POME dalam perairan dapat menurunkan konsentrasi O2 dan meningkatkan konsentrasi CO2. Sehingga diperlukan mitigasi lingkungan dalam menghadapi kondisi ini. Upaya pemanfaatan Chlorella vulgaris dan Chlorella pyrenoidosa sebagai media biodegradasi limbah POME menjadi solusi terkini. Riset ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas konsorsium mikroalga Chlorella dalam mendegradasi polutan nutrient-rich wastewater POME. Riset ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan single factor secara eksperimental. Parameter yang diukur berupa pH, COD, total padatan terlarut (TDS), warna dan secara in silico. Riset ini menggunakan variasi konsentrasi limbah POME yang ditambahkan dengan variasi imbobilisasi biobeads mikroalga. Hasil menunjukkan bahwa antara konsorsium mikroalga memberikan pengurai warna tertinggi dan pH netral. Adapun removal COD dan TDS, konsorsium mikroalga memiliki kinerja lebih baik dibandingkan kelompok tunggal Chlorella dengan percent removal sebesar 95,6%. Riset ini memberikan wawasan penting dalam pengembangan metode yang efisien dan ramah lingkungan untuk mengolah air limbah dengan menggabungkan green technology dalam sistem pengolahan.