Andi Sulistiyono
Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang, Jl. Jl. Raya Bukittinggi – Medan Km. 15, Palupuh, Kab. Agam, Sumatera Barat. Universitas Negeri Padang, Jl. Prof. Dr. Hamka Air Tawar Padang, Sumatera Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Dampak Perubahan Tingkat Vegetasi dan Estimasi Land Surface Temperature Terhadap Kenyamanan dan Konsentrasi CO2 di Kototabang Andi Sulistiyono; Nofi Yendri Sudiar; Riri Jonuarti; Mona Berlian Sari
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 3 (2025): May 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.3.867-878

Abstract

Perubahan kerapatan vegetasi dapat mengurangi peran hutan sebagai penyerap gas CO2 yang dapat menyebabkan peningkatan konsentrasi gas CO2 dan efek sinar matahari secara langsung pada permukaan tanah dan udara.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kerapatan vegetasi dan suhu permukaan tanah yang selanjutnya menganalisis terhadap konsentrasi CO2 dan suhu udara melalui penghitungan Temperature Humidity Index (THI). Penelitian ini menggunakan data citra Landsat 8 untuk mengetahui sebaran Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dan Land Surface Temperature (LST) pada area radius 2.27 km dari lokasi Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang. Hasil penelitian pada periode bulan Juni-juli selama tahun 2019-2023 pada sebaran kerapatan vegetasi menunjukkan bahwa secara umum kerapatan vegetasi pada area penelitian berada pada ketegori Sedang dengan luas antara 86 % – 95 % dari luas area luasan penelitian. Pemanfaatan hutan menjadi perkebunan menjadikan perubahan tingkat kerapatan vegetasi Tinggi menjadi Sedang pada bagian tengah area penelitian. Luas terbesar NDVI dan aktifitas perkebunan berpengaruh terhadap nilai rata-rata konsentrasi CO2 pada H-5 dari data pengambilan citra Landsat. Nilai LST cukup berkesesuaian dengan rata-rata H-5 nilai THI harian tetapi belum bisa mempresentasikan perubahan NDVI. Namun demikian menggunakan data yang lebih panjang akan lebih baik dalam menjelaskan hubungan ini. Penanaman vegatasi berkayu dapat membantu mengurangi kenaikan CO2 dan meningkatkan penyerapan CO2 dari efek penggunaan lahan.