Abstract: Language and thought are two entities closely related in shaping communication patterns, ways of thinking, and the construction of human knowledge. Language functions not only as a means of communication but also as a means of representing thoughts. Conversely, the human mind requires language to be expressed in a form that others can understand. This relationship has given rise to a variety of interdisciplinary studies, ranging from linguistics and the philosophy of language to cognitive psychology. In contemporary studies, language and thought are no longer viewed separately but as dynamic constructs influenced by social, cultural, and technological contexts. Contemporary methodological developments in the study of language and thought emphasize multidisciplinary approaches, such as critical discourse analysis, neurolinguistics, cognitive psychology, and constructivist approaches. These methodologies aim to understand how language shapes ways of thinking and how thoughts shape language use in everyday life.These studies demonstrate that the relationship between language and thought is reciprocal and mutually influential, relevant for research in the face of scientific developments and modern social change. Thus, the study of language and thought through contemporary methodology not only provides theoretical understanding but also has practical relevance in education, communication, and the development of language-based technology.Keywords: Language, thought, contemporary methodology, cognitive. Abstrak: Bahasa dan pikiran merupakan dua entitas yang memiliki hubungan erat dalam membentuk pola komunikasi, cara berpikir, serta kontruksi pengetahuan manusia. Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana merepresentasikan pikiran. Sebaliknya, pikiran manusia membutuhkan Bahasa untuk dapat diwujudkan dalam bentuk yang dapat dipahami oleh orang lain. Relasi ini melahirkan beragam kajian interdispliner, mulai dari linguistik, filsafat Bahasa, hingga psikologi kognitif. Dalam kajian kontemporer, Bahasa dan pikiran tidak lagi dipandang secara terpisah, melainkan sebagai sebuah kontruksi dinamis yang dipengaruhi oleh konteks sosial, budaya, dan teknologi. Perkembangan metodologi kontemporer dalam kajian Bahasa dan pikiran menekankan pendekatan multidispliner, seperti analisis wacana kritis, neurongilistik, psikologi kognitif, dan pendekatan konstrutifistik. metodologi ini bertujuan untuk memahami bagaimana Bahasa membentuk cara berfikir, serta bagaimana pikiran membentuk penggunaan Bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Kajian ini menunjukan bahwa hubungan Bahasa dan pikiran bersifat timbal balik, saling mempengaruhi, relevan untuk diteliti dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan perubahan sosial modern. Dengan demikian, studi Bahasa dan pikiran melalui metodologi kontemporer tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga memiliki relevansi praktis dalam Pendidikan, komunikasi, serta perkembangan teknologi berbasis Bahasa.Kata Kunci: Bahasa, pikiran, metodologi kontemporer,kognitif.