Anisha Dian Iswahyuni
Universitas Nahdltul Ulama Al Ghazali Cilacap

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DESIGN OF ERGONOMIC BREADFRUIT CUTTING MACHINE BASED ON ERGONOMIC RISK ANALYSIS AND MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) Anisha Dian Iswahyuni; Aji Kusumastuti Hendrawan; Shalahudin Fathin Fi’Ilm
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v21i1.13545

Abstract

Proses pemotongan sukun di UMKM Mastif di Kelurahan Gunung Simping, Kabupaten Cilacap, masih dilakukan secara manual dengan menggunakan tangan dan alat sederhana. Praktik ini dapat menyebabkan timbulnya keluhan gangguan muskuloskeletal seperti nyeri punggung, nyeri leher, dan kelelahan tubuh lainnya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi keluhan muskuloskeletal yang terkait dengan postur kerja saat melakukan pemotongan sukun, menganalisis, serta mengevaluasi postur kerja saat menggunakan alat pemotong sukun yang telah direkayasa. Metode penelitian ini menggabungkan penggunaan Rapid Upper Limb Assessment (RULA) bersama dengan Nordic Body Map (NBM), serta memanfaatkan data antropometri dalam merancang Kembali alat pemotong sukun. Antropometri digunakan untuk menentukan dimensi tubuh pekerja, yang nantinya akan menjadi masukan dalam merancang dimensi alat pemotong sukun yang direvisi. Sementara itu, RULA diterapkan melalui perangkat lunak Computer Aided Three-Dimensional Interactive Application (CATIA) untuk melakukan simulasi pemotong sukun dengan menggunakan manekin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan skor NBM pada penggunaan alat pemotong sukun hasil rancang bangun dibandingkan dengan alat existing. Hasil analisis RULA menyimpulkan bahwa terjadi penurunan skor RULA dari 7 pada kondisi alat existing yang menunjukkan tingkat risiko sangat tinggi, menjadi skor 2 yang menunjukkan tingkat risiko yang lebih rendah namun tetap memerlukan peninjauan lebih lanjut. Hal ini menunjukkan bahwa alat pemotong sukun yang telah direkayasa untuk para pekerja di UMKM Mastif di Kelurahan Gunung Simping, Kabupaten Cilacap, telah berhasil mengurangi risiko terjadinya keluhan muskuloskeletal