This Author published in this journals
All Journal Humanitas
Yuliyanti Musfiroh
Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pola Asuh dan Kepribadian Big-Five terhadap Ketegasan Remaja Yuliyanti Musfiroh; Achmad Syahid; Dean Zulmi Airlangga
Humanitas (Jurnal Psikologi) Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/humanitas.v8i2.8539

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh Pola Asuh Orang Tua, Big-Five Personality, dan jenis kelamin terhadap Asertivitas pada Remaja. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan kepada pengembangan ilmu psikologi dan dapat menjadi masukan bagi remaja untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya asertivitas dalam kehidupan sehari-hari. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja berusia 14-17 tahun yang berdomisili di Jakarta. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil adaptasi dan modifikasi dari alat ukur The Short Form Version of The Scale for Interpersonal Behavior (Arrindell et al, 2002), A Short Version of Buri's (1991) The Parental Authority Questionnaire (Alkharusi et al, 2011), dan Big-Five Inventory (BFI) (John & Srivastava, 1999). Uji validitas alat ukur menggunakan teknnik Confirmatory Factor Analysis (CFA) dengan menggunakan software Lisrel 8.70, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis regresi berganda dengan menggunakan software SPSS 26.0. Hasil analisis regresi secara keseluruhan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pola asuh, big-five personality, dan jenis kelamin terhadap asertivitas remaja sebesar 38.8% sedangkan 61.2% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Dimensi yang berpengaruh signifikan terhadap asertivitas yaitu tipe pola asuh authoritative, dan tipe kepribadian extraversion, agreeableness, dan conscientiousness.