This Author published in this journals
All Journal Taxpedia
Yesika Suryani
Brawijaya University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEBIJAKAN FISKAL INKLUSIF: MENGGAGAS INSENTIF PAJAK BAGI PENYANDANG DISABILITAS DI INDONESIA Aji Widya Firmansyah; Yesika Suryani
Journal of Tax Policy, Economics, and Accounting (TAXPEDIA) Vol 3 No 2 (2025): November 2025
Publisher : MUC Tax Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61261/taxpedia.v3i2.120

Abstract

Penelitian ini berfokus pada isu kebijakan fiskal inklusif dengan mengkaji gagasan insentif pajak bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Penelitian ini bertujuan merumuskan desain kebijakan insentif pajak yang ideal bagi penyandang disabilitas dengan mengacu pada praktik internasional, menyusun simulasi perhitungan penghematan pajak, serta mengidentifikasi peluang dan tantangan implementasinya di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-eksploratif melalui studi literatur serta wawancara dengan akademisi dan pekerja penyandang disabilitas. Hasil dan pembahasan penelitian menunjukkan bahwa skema tax deduction seperti di Malaysia dinilai paling sesuai dengan kondisi di Indonesia dibandingkan dengan negara lain. Kebijakan ideal yang ditawarkan berfokus pada kriteria penerima dan pengguna, mekanisme dan syarat penggunaan, jenis kebutuhan medis dan pendukung yang diperbolehkan, lokasi pilot project, metode sosialisasi, dan komponen tambahan tax deduction. Simulasi perhitungan membuktikan bahwa meskipun nominal penghematan pajak relatif kecil, kebijakan ini berkontribusi nyata dalam mengurangi beban ekonomi difabel dan memperkuat daya beli mereka. Peluang penerapan kebijakan diperkuat oleh landasan hukum, komitmen pemerintah terhadap agenda inklusi sosial, serta digitalisasi administrasi perpajakan. Namun, terdapat tantangan berupa keterbatasan kapasitas fiskal, data disabilitas yang terfragmentasi, serta literasi pajak yang rendah di kalangan pekerja difabel sektor informal. Implikasi penelitian menegaskan bahwa insentif pajak bukanlah bentuk keistimewaan, melainkan manifestasi keadilan sosial yang mendukung inklusi ekonomi nasional dan selaras dengan Sustainable Development Goals.