Arpiani Puji Irianti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA AKSARA JAWA MELALUI PEMBELAJARAN MAKE A MATCH MENGGUNAKAN MEDIA FLASHCARD BAGI SISWA KELAS IV SDN MARGASARI 01 KECAMATAN MARGASARI PADA SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2016/2017: Array Arpiani Puji Irianti
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2018): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v2i1.265

Abstract

Abstrak: Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya nilai mata pelajaran bahasa Jawa yaitu dengan nilai rata-rata 55. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca aksara Jawa melalui pembelajaran make a match menggunakan media flashcard pada siswa kelas IV SDN Margasari 01. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada siswa kelas IV SD Negeri Margasari 01 Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal. Kelas yang menjadi objek penelitian adalah kelas IV sejumlah 20 siswa yang terdiri atas 14 siswa putra dan 6 siswa putri. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada siklus 1 adalah 65 dan hasil tersebut meningkat pada siklus kedua yaitu 75. Hasil tersebut menunjukkan bahwa menggunakan make a match dengan media flashcard pada pembelajaran kemampuan membaca aksara Jawa siswa kelas IV SD Negeri Margasari 01 tahun pelajaran 2016/2017 berhasil. Abstract: The background of this research is the low value of the subjects of Java language that is with an average value of 55. The purpose of this research is to determine the improvement of the reading Javanese script skill through make a match learning using flashcard media in grade IV students of SDN Margasari 01. This Classroom action research conducted in grade IV SD Negeri Margasari 01 Margasari District, Tegal Regency. The object of this research is the students of VI with total number of 20 students consisted of 14 male students and 6 female students. The results of this research indicated that the average of student learning outcome in cycle 1 is amount 65 and the results are increased in the cycle II is amount75. The results indicate that using make a match with flashcard media on learning reading Javanese script skill in grade IV students of SD Negeri Margasari 01 at the academic year 2016/2017 succeeded.
Penerapan Supervisi Klinis dalam Meningkatkan Kemampuan Guru Mengembangkan Instrumen Tes Pilihan Ganda dan Jawab SIngkat di SD Negeri Margasari 01 Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020: Array Arpiani Puji Irianti
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2020): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v4i2.640

Abstract

Rumusan masalah penelitian ini adalah: Apakah penerapan supervisi klinis dapat meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan instrument tes? dan Bagaimanakah minat guru dalam mengikuti kegiatan pengembangan instrumen tes melalui penerapan supervisi klinis? Penelitian tindakan sekolah ini dilaksanakan selama 4 bulan. Subjek penelitian ini adalah guru-guru SD Negeri Margasari 01 yang berjumlah 3 orang. Penelitian ini dirancang dengan 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri atas 4 tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam pembelajaran dari siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan yang signifikan. Kemampuan guru dalam mengembangkan instrumen tes dapat ditingkatkan melalui penerapan supervisi klinis. Peningkatan itu terjadi pada kemampuan mengembangkan instrumen tes jawaban singkat maupun instrumen tes pilihan ganda. Kepala sekolah dalam melaksanakan tugas memiliki kepentingan secara langsung dengan guru terutama dalam membina, mengembangkan keterampilan, dan pengetahuan guru yang berkaitan dengan pengembangan instrumen tes. Penerapan supervisi klinis terbukti mampu meningkatkan minat guru dalam mengembangkan instrumen tes, yakni nilai minat pada siklus 1 = 79 menjadi 93.