Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE JKN DI PUSKESMAS KENDALSARI Mustika Sinci Dahlia; Hartaty Sarma Sangkot; Prima Soultoni Akbar
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Vol 7 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMASI (JUKANTI) EDISI NOPEMBER 2024
Publisher : Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/jukanti.v7i2.1311

Abstract

Jumlah masyarakat Indonesia yang telah terdaftar anggota JKN yaitu 255,89 juta jiwa dari seluruh penduduk Indonesia dan hanya 4,15% dari jumlah tersebut yang mendownload program mobile JKN diponselnya. Dari studi pendahuluan pada Puskesmas Kendalsari hanya terdapat sebanyak 11,6% pasien yang mendaftar menggunakan aplikasi mobile JKN pada periode April-Juni 2023. Bertujuan guna menganalisis interaksi wawasan masyarakat dengan pemakaian mobile JKN pada Puskesmas Kendalsari. Metode yang dipakai ialah analitik kuantitatif dengan lokasi penelitian yaitu Puskesmas Kendalsari. Objek penelitian ini adalah 96 responden dari peserta Jaminan Kesehatan Nasional yang mendaftar di Puskesmas Kendalsari. Teknik pengumpulan data dengan cara pengisian kuesioner yang didahului dengan uji validitas serta reliabilitas pada kuesioner yang tersedia. Dalam penelitian ini, variabel independent adalah pengetahuan masyarakat, sedangkan variabel dependennya adalah penggunaan aplikasi mobile JKN. Analisis data dilakukan memakai analisis univariat dan bivariat yang menggunakan  pengujian chi-square. Sebanyak 52% responden memliki pengetahuan yang baik terkait aplikasi mobile JKN, sebanyak 57% responden belum memanfaatkan mobile JKN dan terdapat interaksi wawasan dengan pemakaian aplikasi mobile JKN di Puskesmas Kendalsari (P-Value < 0,005). Bahwa masyarakat yang memiliki pengetahuan yang baik terkait aplikasi mobile JKN menyebabkan seseorang tersebut akan menggunakan aplikasi mobile JKN untuk mempermudah proses pendaftaran.
ANALISIS KESUKSESAN IMPLEMENTASI SISTEM EPUSKESMAS BERDASARKAN MODEL DELONE & MCLEAN DI PUSKESMAS RAMPAL CELAKET KOTA MALANG Prima Soultoni Akbar
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Vol 8 No 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMASI (JUKANTI) EDISI NOPEMBER 2025
Publisher : Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/jukanti.v8i2.1891

Abstract

ABSTRAK Transformasi digital di sektor kesehatan mendorong pemerintah Indonesia menerapkan ePuskesmas untuk meningkatkan efisiensi dan mutu layanan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas implementasi ePuskesmas di Puskesmas Rampal Celaket Kota Malang berdasarkan enam dimensi keberhasilan sistem informasi: system quality, information quality, service quality, use/intention to use, user satisfaction, dan net benefits. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan tujuh informan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil menunjukkan menunjukkan tingginya kepuasan pengguna didorong oleh antarmuka yang baik, namun keberhasilan ini dibatasi secara signifikan oleh dua kelemahan utama: Kualitas Layanan teknis yang bersifat reaktif dan adanya kesenjangan pemanfaatan data (data-use gap) yang besar. Berbeda dari studi sebelumnya yang berfokus pada adopsi awal, novelty penelitian ini adalah identifikasi bahwa kelemahan Kualitas Layanan dan data-use gap merupakan penghambat utama pencapaian net benefits pada level strategis (kebijakan), bukan hanya operasional. Implikasi praktis bagi pengambil kebijakan adalah perlunya pergeseran dari dukungan teknis reaktif ke proaktif dan penetapan kebijakan yang mendorong pemanfaatan data untuk perencanaan.Kata kunci : DeLone dan McLean, efisiensi pelayanan , epuskesmas, sistem informasi kesehatan ABSTRACT Digital transformation in the health sector has driven the Indonesian government to implement ePuskesmas to improve service efficiency and quality. This study aims to evaluate the implementation effectiveness of ePuskesmas at the Rampal Celaket Public Health Center (Puskesmas) in Malang City based on the six dimensions of information systems success: system quality, information quality, service quality, use/intention to use, user satisfaction, and net benefits. A qualitative descriptive approach was used, involving seven informants through in-depth interviews and observation, with data analyzed using thematic analysis. The results indicate high user satisfaction driven by a good interface; however, this success is significantly limited by two main weaknesses: reactive technical service quality and a substantial data-use gap. Distinct from previous studies focusing on initial adoption, the novelty of this research is the identification that weaknesses in service quality and the data-use gap are the primary barriers to achieving net benefits at a strategic (policy) level, not just an operational one. The practical implication for policymakers is the need to shift from reactive to proactive technical support and establish policies that encourage data utilization for planning.Keywords: DeLone and McLean, service efficiency, ePuskesmas, health information system