Kabupaten Aceh Barat memiliki Panjang garis pantai 50,55 km dengan luas perairan lautnya 80,88 km² dengan berbagai variasi ekosistem, serta memiliki hasil tangkapan ikan laut yang beragam. Hal tersebut tidak terlepas dari letaknya yang menghadap langsung Samudera Hindia yang sangat kaya akan sumber daya ikan. Pengambilan data penelitian dilaksanakan selama pada bulan februari- April 2025 di PPI Ujong Baroh Kabupaten Aceh Barat. Tujuan penelitian ini menganalisis pola pertumbuhan dan sebaran bobot udang mantis (Harpiosquilla sp.) yang didaratkan di PPI Ujong Baroh, Kabupaten Aceh Barat sebagai dasar informasi biologis untuk mendukung pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya udang mantis. Metode pengumpulan sampel menggunakan metode random sampling yang di ambil dari hasil tangkapan nelayan. Metode random sampling adalah Teknik pengambilan sampel dari suatu populasi yang berdasarkan pada setiap elemen populasi yang ada. Morfologi udang mantis mempunyai garis hitam yang terdapat di belakang antara antena danophthalmic somite, antenula yang menghasilkan zat warna hitam yang tertuju pada bagian anterior pada karapas. Karapas berfungsi menutupi bagian kepala dan tiga segmen pertama toraks. Setelah di ukur dan ditimbang didapatkan hasil rata-rata pada minggu pertama dengan panjang 12,32 cm dan berat 24,32 gram, minggu kedua memiliki nilai rata-rata panjang 12,48 cm dan 23,19 gram, minggu ketiga rata-rata panjang yaitu 12,72 cm dan berat 22,20 gram, pada minggu keempat didapatkan nilai rata-rata panjang 12,74 cm dan berat 23,52 gram dan pada minggu kelima didapatkan nilai rata-rata 12,88 cm dan 24,22 gram.