Rozzaq Meyfajar Nabil Najib
Universitas Islam Negeri Salatiga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TOLERANSI BERBASIS TRADISI: EKSISTENSI ISLAM KEJAWEN DALAM BINGKAI HUKUM POSITIF DAN KEARIFAN LOKAL DESA SARIMULYO Yudha Trishananto; Sekar Winahyu; Roby Fatkhurrohman; Rozzaq Meyfajar Nabil Najib; M. Ridho
Journal of Islamic Religious Education Vol. 1 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/joire.v1i4.2993

Abstract

Penelitian ini mengkaji eksistensi Islam Kejawen di Desa Sarimulyo, Kabupaten Boyolali, sebagai bentuk integrasi harmonis antara ajaran Islam dan tradisi Jawa dalam membentuk tatanan sosial yang inklusif dan toleran. Dengan menggunakan pendekatan yuridis-sosiologis, penelitian ini menganalisis keterkaitan antara praktik keagamaan berbasis budaya lokal dan kerangka hukum positif yang menjamin kebebasan beragama. Data diperoleh melalui studi pustaka dan observasi lapangan untuk mengidentifikasi praktik ritual seperti slametan, nyadran, kenduren, dan sedekah bumi, yang tetap lestari dan diterima lintas generasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam Kejawen di Sarimulyo berfungsi sebagai instrumen pelestarian budaya, penguatan modal sosial, serta media resolusi konflik berbasis nilai kearifan lokal. Secara yuridis, praktik tersebut memiliki landasan konstitusional yang kuat sebagaimana diatur dalam UUD NRI Tahun 1945 dan peraturan terkait hak asasi manusia. Meskipun mendapat kritik dari kelompok skripturalis, masyarakat Desa Sarimulyo mempertahankannya melalui pendekatan adaptif yang menekankan substansi ajaran Islam di balik ritual budaya. Temuan ini menegaskan bahwa Islam Kejawen di Sarimulyo memiliki legitimasi historis, kultural, dan hukum, serta relevan sebagai model toleransi berbasis kearifan lokal dalam memperkuat moderasi beragama di Indonesia.