Hanny fairuza
Universitas Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Political Awakening Perempuan: Komunitas Virtual sebagai Wujud Peran Pemuda Melalui Platform Internet sebagai Public Sphere dalam Era Digital Hanny fairuza; Dewi Rastikasari; Nadhif Nur Rahmansyah
Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia Vol. 4 No. 2 (2023): Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/glosains.v4i2.422

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan internet telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Salah satu dampak yang muncul adalah transformasi peran pemuda dalam mendorong kesadaran politik perempuan. Hal tersebut bertujuan untuk menjelaskan bagaimana komunitas virtual, yang diinisiasi oleh pemuda melalui platform internet, dapat menjadi public sphere dalam digitalisasi birokrasi dan mendorong political awakening perempuan. Selain itu, komunitas virtual juga menjadi wadah untuk memperkuat hubungan antara perempuan dengan pemerintah dan birokrasi. Melalui platform internet, anggota komunitas dapat berinteraksi dengan pejabat pemerintah, menyampaikan aspirasi mereka, dan mempengaruhi kebijakan publik. Digitalisasi birokrasi memberikan peluang baru bagi partisipasi politik perempuan melalui komunikasi yang lebih cepat, transparansi informasi, dan aksesibilitas yang lebih luas. Dalam rangka meningkatkan efektivitas komunitas virtual sebagai public sphere dalam digitalisasi birokrasi, diperlukan langkah-langkah seperti meningkatkan literasi digital, meningkatkan partisipasi perempuan dalam komunitas tersebut, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga terkait. Dengan demikian, pemuda dapat memainkan peran yang lebih aktif dalam mengembangkan kesadaran politik perempuan dan mendorong perubahan positif dalam sistem birokrasi. Semua langkah tersebut juga akan memberikan dampak baik bagi pelaksanaan pemilu 2024 mendatang. Kata Kunci: Komunitas Virtual, Pemuda, Political Awakening, Perempuan, Era Digital