Hudaidah yusuf
Universitas Sriwijaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Akulturasi Islam Dan Adat Dalam Seloko Jambi: Warisan Lisan Penuh Nilai safina desfianti; Hudaidah yusuf
Edukasia Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 2: September 2025
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas proses akulturasi antara Islam dan adat dalam tradisi lisan seloko yang berkembang di kalangan masyarakat Melayu Jambi. Seloko, sebagai ungkapan adat yang diwariskan secara turun temurun, tidak hanya memuat nilai-nilai kultural, tetapi juga menjadi media internalisasi ajaran Islam dalam bentuk yang kontekstual dan lokal. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan studi pustaka, artikel ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam seperti keadilan, musyawarah, ketaatan kepada Tuhan, serta penghormatan terhadap sesama tertanam kuat dalam struktur filosofis dan praktis seloko. Proses Islamisasi di Jambi berlangsung secara damai dan harmonis melalui pendekatan kultural, di mana ulama dan tokoh adat menjadikan seloko sebagai sarana dakwah dan pendidikan karakter. Keterpaduan antara hukum adat dan syariat Islam juga tercermin dalam penggunaan seloko dalam forum musyawarah adat yang menyatukan aspek sosial, religius, dan hukum.
KEMEGAHAN KERAJAAN ISLAM DI NUSANTARA: MENELUSURI WARISAN SEJARAH DAN BUDAYA Al Hafiz Rasya Ramadhan; Hudaidah Yusuf
CARITA: Jurnal Sejarah dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2025): CARITA : Jurnal Sejarah dan Budaya
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/carita.v3i2.13519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemegahan dan kontribusi kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara dalam membentuk identitas sosial, budaya, dan keagamaan masyarakat Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, data diperoleh dari sumber-sumber tertulis seperti literatur sejarah, jurnal ilmiah, serta dokumen peninggalan kerajaan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerajaan-kerajaan seperti Samudera Pasai, Demak, Aceh Darussalam, Ternate, dan Gowa memainkan peran strategis dalam proses Islamisasi yang berlangsung secara damai dan akulturatif. Kerajaan-kerajaan tersebut tidak hanya menyebarkan ajaran Islam, tetapi juga membangun sistem pendidikan, pemerintahan, hukum, serta budaya material yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Temuan ini menegaskan bahwa warisan kerajaan Islam di Nusantara merupakan fondasi penting dalam pembentukan peradaban Indonesia yang multikultural dan religius. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kajian sejarah Islam lokal dalam pendidikan dan pelestarian budaya untuk memperkuat identitas nasional generasi muda.