Penelitian ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha mikro dan perusahaan dalam menentukan biaya produk sehingga memudahkan mereka untuk menentukan harga jual produknya. Di dalam Biaya produksi sangat memerlukan ketelitian yang tinggi. Permasalahan yang sering dihadapi dalam mengorganisir usaha adalah perhitungan biaya produk, biasanya diperhitungkan secara sederhana berdasarkan harga beli bahan baku, sedangkan biaya tenaga kerja langsung, dan biaya produksi tidak langsung tidak diperhitungkan. Persaingan yang ketat dapat mendorong satu perusahaan dengan perusahaan yang lain untuk menciptakan produk serupa. Oleh karena itu diperlukan informasi biaya produksi yang akurat dan efisien dalam mengambil keputusan untuk menentukan harga jual. Harga jual yang ditetapkan tidak boleh terlalu tinggi atau rendah, sehingga harga jual yang dihasilkan mampu bersaing dengan perusahaan sejenis dan memberikan keuntungan sesuai dengan apa yang diharapkan dari produk yang dipasarkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kepustakaan, yaitu pendekatan penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mengkaji dan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan harga pokok produksi sesuai dengan teori biaya konsep akuntansi yang menimbulkan perbedaan yaitu perhitungan biaya produksi dan praktek perusahaan. Biaya Overhead Pabrik harus dirinci agar biaya satuan lebih akurat pada saat pembukuan dan perhitungan biaya-biaya yang timbul dari kegiatan produksi perusahaan. Jadi biaya produksi mempengaruhi harga jual.