Abstrak Kesenjangan antara pemahaman teologis tentang kerja sebagai panggilan ilahi dengan praktik kehidupan Kristen yang cenderung memisahkan iman dan aktivitas ekonomi menjadi persoalan yang menggelisahkan dalam konteks pendidikan dan kewirausahaan. Kerja sering direduksi menjadi sekadar sarana ekonomi, sementara pendidikan Kristen belum sepenuhnya mampu mengintegrasikan iman, karakter, dan kompetensi secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi teologi kerja dalam perspektif Alkitab serta merumuskan model pendidikan kewirausahaan Kristen yang integratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), melalui analisis teks Alkitab dan literatur ilmiah terkait teologi kerja dan kewirausahaan Kristen. Analisis dilakukan dengan teknik content analysis yang meliputi reduksi, kategorisasi, interpretasi, dan konstruksi konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teologi kerja memiliki dimensi ontologis, vokasional, spiritual, pneumatologis, dan eskatologis yang bersifat holistik. Berdasarkan temuan tersebut, dikembangkan model pendidikan kewirausahaan Kristen berbasis tiga pilar utama, yaitu iman, karakter, dan kompetensi, yang diintegrasikan melalui pendekatan pembelajaran kontekstual dan berbasis pengalaman. Kesimpulannya, rekonstruksi teologi kerja mampu menjadi dasar konseptual yang strategis dalam mengembangkan pendidikan kewirausahaan Kristen yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi ekonomi, tetapi juga pada transformasi spiritual dan tanggung jawab sosial. Kata Kunci: Teologi Kerja, Pendidikan Kewirausahaan, Iman dan Kerja, Spiritualitas, Model Integratif Abstract The gap between the theological understanding of work as a divine calling and the practice of Christian life, which tends to separate faith and economic activity, is a troubling issue in the context of education and entrepreneurship. Work is often reduced to merely an economic means, while Christian education has not yet fully integrated faith, character, and competence holistically. This study aims to reconstruct the theology of work from a biblical perspective and formulate an integrative model for Christian entrepreneurship education. This study uses a qualitative approach, drawing on library research and analyzing biblical texts and scholarly literature related to the theology of work and Christian entrepreneurship. The analysis was conducted using content analysis techniques, including reduction, categorization, interpretation, and conceptual construction. The results indicate that the theology of work has holistic ontological, vocational, spiritual, pneumatological, and eschatological dimensions. Based on these findings, a model of Christian entrepreneurship education was developed based on three main pillars: faith, character, and competence, integrated through a contextual and experiential learning approach. In conclusion, the reconstruction of the theology of work can serve as a strategic conceptual basis for developing Christian entrepreneurship education that is oriented not only toward economic competence but also toward spiritual transformation and social responsibility. Keywords: Theology of Work, Entrepreneurship Education, Faith and Work, Spirituality, Integrative Model