Syahabuddin Nur
Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tantangan Implementasi Dan Peluang Pada Pembelajaran Bahasa Arab Di Era Digital Syahabuddin Nur; Sahrul Ramadan
An-Nashr : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 3 No. 1 (2025): Januari - Juni : An-Nashr Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan
Publisher : Yayasan Asy-Syifa Amuntai Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65317/an-nashr.v3i1.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan peluang yang dihadapi pendidikan bahasa Arab dalam proses transformasinya di era digital. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menyajikan temuan secara naratif, menggali kondisi aktual terkait transformasi pembelajaran bahasa Arab di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Pengumpulan data dilakukan melalui metode kajian pustaka (library research), yang melibatkan penelaahan kritis terhadap berbagai literatur relevan seperti artikel ilmiah, jurnal, buku, dan situs web, kemudian mengintegrasikan informasi tersebut untuk memperoleh pemahaman komprehensif. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis teks berbasis studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital dalam pendidikan bahasa Arab menghadapi beberapa tantangan signifikan. Tantangan utama mencakup kurangnya kesiapan guru dalam mengadaptasi metodologi pengajaran digital, keterbatasan infrastruktur pendukung seperti akses internet dan perangkat yang belum merata, serta kebutuhan mendesak akan peningkatan kualitas konten pembelajaran yang interaktif dan komprehensif. Banyak aplikasi pembelajaran yang tersedia saat ini dinilai belum optimal dan kurang melibatkan pakar bahasa. Namun, era digital juga membuka peluang besar, yaitu perluasan akses pendidikan yang memungkinkan pembelajaran bahasa Arab secara fleksibel dan ekonomis. Selain itu, digitalisasi mendorong munculnya metode pembelajaran yang lebih inovatif dan komunikatif, serta memfasilitasi kerja sama antar lembaga pendidikan, baik nasional maupun internasional, untuk berbagi sumber daya dan meningkatkan kualitas kurikulum.