Rohaeti Nurlela
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pesan Dakwah Dalam Buku Wahabi Gagal Faham Rohaeti Nurlela
LANTERA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 4 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/lantera.v4i1.4148

Abstract

Buku "Wahabi Gagal Paham" karya Kiyai Idrus Ramli merupakan diskursus penting yang membahas perbedaan fundamental antara pemahaman kelompok Muslim tradisionalis (Ahlus Sunnah wal-Jama'ah) dan gerakan Wahabi di Indonesia. Dalam konteks pluralitas pemahaman keagamaan yang semakin dinamis, buku ini sangat krusial untuk dikaji karena tidak sekadar menyampaikan pesan dakwah, melainkan juga melontarkan kritik tajam terhadap dogma keagamaan yang dianggap menyimpang. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi pesan dakwah—yang mencakup aspek aqidah, syariah, dan akhlak—dalam buku tersebut, sekaligus mengungkap relasi kuasa ideologis yang tersirat di dalamnya melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK). Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan kerangka AWK model Norman Fairclough, penelitian ini membedah dimensi teks, praktik wacana, dan praktik sosial budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan dakwah dalam buku ini secara sistematis mengonter klaim-klaim Wahabi. Pada dimensi Aqidah, pesan difokuskan pada peneguhan tauhid yang lurus dan penolakan terhadap trilogi tauhid Ibnu Taimiyah yang berpotensi memicu pengkafiran. Pada ranah Syariah, buku ini mempertahankan validitas Qiyas dan Atsar Sahabat sebagai metode istinbath hukum yang sah, menolak literalisme kaku. Sementara pada aspek Akhlak, pesan dakwah ditekankan pada pelestarian tradisi spiritual pembentuk karakter seperti Maulid Nabi, Tabarruk, dan Istighotsah, yang merepresentasikan Islam rahmatan lil 'alamin.
Pesan Dakwah Dalam Buku Wahabi Gagal Faham Rohaeti Nurlela
LANTERA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 4 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/lantera.v4i1.4148

Abstract

Buku "Wahabi Gagal Paham" karya Kiyai Idrus Ramli merupakan diskursus penting yang membahas perbedaan fundamental antara pemahaman kelompok Muslim tradisionalis (Ahlus Sunnah wal-Jama'ah) dan gerakan Wahabi di Indonesia. Dalam konteks pluralitas pemahaman keagamaan yang semakin dinamis, buku ini sangat krusial untuk dikaji karena tidak sekadar menyampaikan pesan dakwah, melainkan juga melontarkan kritik tajam terhadap dogma keagamaan yang dianggap menyimpang. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi pesan dakwah—yang mencakup aspek aqidah, syariah, dan akhlak—dalam buku tersebut, sekaligus mengungkap relasi kuasa ideologis yang tersirat di dalamnya melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK). Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan kerangka AWK model Norman Fairclough, penelitian ini membedah dimensi teks, praktik wacana, dan praktik sosial budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan dakwah dalam buku ini secara sistematis mengonter klaim-klaim Wahabi. Pada dimensi Aqidah, pesan difokuskan pada peneguhan tauhid yang lurus dan penolakan terhadap trilogi tauhid Ibnu Taimiyah yang berpotensi memicu pengkafiran. Pada ranah Syariah, buku ini mempertahankan validitas Qiyas dan Atsar Sahabat sebagai metode istinbath hukum yang sah, menolak literalisme kaku. Sementara pada aspek Akhlak, pesan dakwah ditekankan pada pelestarian tradisi spiritual pembentuk karakter seperti Maulid Nabi, Tabarruk, dan Istighotsah, yang merepresentasikan Islam rahmatan lil 'alamin.