Pembelajaran Bahasa Inggris berbasis aplikasi telepon pintar umumnya bergantung pada koneksi internet dan rentan terhadap distraksi penggunaan perangkat. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan akan perangkat pembelajaran khusus yang mampu beroperasi secara mandiri dan lebih terfokus. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan asisten pembelajaran Bahasa Inggris portabel berbasis kecerdasan buatan bernama POCALA yang mampu beroperasi dalam mode daring dan luring. Kontribusi penelitian ini adalah pengembangan perangkat pembelajaran Bahasa Inggris portabel yang mengintegrasikan model bahasa, pengenalan suara, dan sintesis suara dalam satu sistem embedded dual-mode untuk mendukung pembelajaran yang lebih terfokus dan aksesibel. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan perancangan sistem dan prototyping yang meliputi perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, pengembangan prototipe, pengujian fungsional, serta evaluasi pengguna. Perangkat diimplementasikan pada platform Raspberry Pi 5 dengan integrasi model bahasa berbasis kecerdasan buatan, pengenalan suara, sintesis suara, serta interaksi berbasis suara dan tampilan visual. Hasil pengujian menunjukkan akurasi pengenalan suara sebesar 96% pada mode daring dan 84% pada mode luring. Mode daring memberikan waktu respons lebih cepat, sedangkan mode luring memungkinkan operasional tanpa ketergantungan pada koneksi internet. Daya tahan baterai dan stabilitas sistem berada dalam batas operasional yang baik. Evaluasi terhadap 20 responden menunjukkan tingkat penerimaan tinggi dengan nilai rata-rata di atas 4,0 pada aspek fungsionalitas, aksesibilitas, dan kemudahan penggunaan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa perangkat layak digunakan sebagai asisten pembelajaran Bahasa Inggris portabel yang lebih terfokus, adaptif, dan aksesibel dibandingkan aplikasi pembelajaran berbasis telepon pintar konvensional.