Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hadis, Sunnah, Khabar, dan Atsar dalam Studi Islam: Analisis Terminologis dan Fungsinya terhadap Al-Qur’an Tsamratul Ain.H, Intan; Putra, Marwali; Nouval, Muhammad; Yahya, Muhammad
Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 2 (2026): Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan (Mei)
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/j.tanwiruna.2026.45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif konsep hadis, sunnah, khabar, dan atsar serta mengkaji fungsinya terhadap Al-Qur’an dalam perspektif keilmuan Islam. Permasalahan penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kerancuan dalam penggunaan keempat istilah tersebut di berbagai literatur, baik klasik maupun kontemporer, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dalam memahami sumber ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari kitab-kitab ulumul hadis, tafsir Al-Qur’an, serta artikel jurnal ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis, sunnah, khabar, dan atsar memiliki hubungan yang erat, namun berbeda secara terminologis sesuai dengan sudut pandang disiplin ilmu yang digunakan. Hadis secara khusus merujuk pada segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW, sedangkan sunnah lebih menekankan pada aspek normatif sebagai pedoman hidup. Adapun khabar memiliki cakupan yang lebih luas, dan atsar lebih merujuk pada riwayat sahabat dan tabi’in. Selain itu, hadis memiliki fungsi penting terhadap Al-Qur’an, yaitu sebagai penjelas (bayan tafsir), penguat (bayan taqrir), pengkhusus (bayan takhshis), pembatas (bayan taqyid), serta penetap hukum (bayan tasyri’). Dengan demikian, pemahaman yang tepat terhadap keempat istilah ini sangat penting dalam kajian keislaman.