Danyi Riani
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Baturaja

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis dan Pengembangan Desain Pembelajaran PAI Berbasis Karakter Danyi Riani
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 1 No. 1 (2023): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama dituntut tidak hanya memberikan pemahaman yang mendalam tentang Agama, melaikankan juga memberikan kontribusi kepada masyarakat dalam membentuk karakter. Banyak upaya yang dilakukan untuk memenuhi tuntutan ini, namun belum menghasilkan hasil yang signifikan. Penelitian ini menawarkan sebuah analisis dan pengembangan terhadap desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis karakter. Yang dapat digunakan Guru sebagai pedoman dalam merancang atau mendesain pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Artikel ini berupaya menganalisis dan memberikan pengembangan terhadap desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Hasilnya dari penelitian ini bisa dilihat langkah-langkah atau cara dalam mendesain pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis karakter dan serta cara menilainya. Sehingga bisa digunakan oleh Guru ketika melakukan desain pembelajaran agar pembelajaran yang dilakukan bisa mengintegrasikan nila- nilai karakter dalam proses pembelajaran.
Manfaat Bimbingan dan Konseling Bagi Siswa Danyi Riani
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 1 No. 2 (2023): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat bimbingan dan konseling bagi siswa SD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu membaca buku-buku, makalah atau artikel, majalah, jurnal, web (internet). Analisis data yang digunakan yaituanalisis Interaktif. Hasil penelitian ini untuk mengetahui : 1) Pengertian bimbingan dan konseling, 2) tujuan dari bimbingan dan konseling, 3) peran konselor dalam konseling, 4) pengertian pendidikan Sekolah Dasar, 5) pentingnya bimbingan dan konseling di Sekolah Dasar,6) Prosedur pelaksanaan konseling.
Konsep Perencanaan Pembelajaran dan Model Pengembangan Perangkat Desain Pembelajaran Danyi Riani
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 2 No. 1 (2024): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan pembelajaran merupakan komponen penting dari proses pembelajaran,dan mencakup pemahaman tentang tujuan pembelajaran, fungsi-fungsi penting, danmodel-model pengembangan perangkat desain pembelajaran. Artikel ini membahaskonsep dasar perencanaan pembelajaran, seperti definisi, tujuan, dan fungsi-fungsipenting. Selain itu, artikel ini memeriksa model pengembangan perangkat desainpembelajaran yang efektif, seperti ASSURE, Hannafin & Peck, Dick & Carey, 4D, danPPSI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang mendalam tentang perencanaan pembelajaran sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran. Perencanaan pembelajaran yang terstruktur dan terarah memungkinkan guru memaksimalkan potensi peserta didik untuk mencapai hasil belajar yang diinginkan
Kompetensi Supervisor dalam Supervisi Guru Bimbingan Konseling (Suatu Tinjauan Studi Pustaka) Danyi Riani
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 2 No. 2 (2024): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi supervisor dalam supervisiguru bimbingan konseling. Metode penelitian ini menggunakan studi pustaka yang berisi mengenai konsep dan teori yang digunakan berdasarkan literatur yang tersedia, terutama dari artikel-artikel yang dipublikasikan dalam berbagai jurnal ilmiah. Selanjutnya teknik analisis datanya menggunakan analisis deskriptif interpretatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam supervise guru bimbingan dan konseling terbukti efektif dapat meningkatkan keterampilan, pemahaman guru bimbingan konseling dan mampu dalam meningkatkan penguasaan praktek konseling. Dimana dengan diterapkannya supervise bimbingan konseling yang dilakukan supervisor dapat membantu guru bimbingan konseling untuk meningkatkan dan lebih mengembangkan skill dalam keterampilan layanan bimbingan konseling. Peran pengawas membutuhkan banyak keterampilan dan nilai yang berbeda dari hubungan terapeutik. Pengawas harus memiliki pendidikan dan pelatihan untuk menjalankan peran mereka agar guru bimbingan konseling menerima umpan balik secara teratur sehingga mereka memiliki dasar untuk mengasah keterampilan mereka
Pelayanan Profesional Guru Bimbingan Konseling Dalam Meminimalisir Kesalahpahaman Tentang Bimbingan Konseling Di Sekolah Danyi Riani
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 3 No. 1 (2025): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru bimbingan konseling adalah penyelenggara kegiatan bimbingankonseling di sekolah. Guru bimbingan konseling harus memiliki empatkompetensi. Kompetensi kepribadian, kompetensi profesional,kompetensi sosial dan kompetensi pedagogik. Kompetensi profesionaladalah kompetensi yang penting bagi seorang guru karena guru harus profesional di bidangnya. Profesional yang menandakan ia adalah orang yang ahli untuk melaksanakan pelayanan bimbingan konseling. Seorang guru BK harus memberikan pelayanan profesional kepada siswanya di sekolah. Dengan pelayanan profesional diharapkan guru BK memiliki image positif dari siswanya dan masyarakat luas lainnya. Adanya image ini tentu akan memiliki dampak terhadap penilaian bagaimana bimbingan konseling tersebut. Banyaknya kesalahpahaman tentang Bimbingan Konseling menyebabkan keprofesionalan Bimbingan Konseling menjadi tercemar. Menganggap guru Bimbingan Konseling yang tidak profesional, guru Bimbingan Konseling hanya tidak memiliki kejelasan dalam bekerja dan banyak lagi anggapan miris mengenai Bimbingan Konseling oleh siswa dan pihak lainnya. Pada dasarnya bimbingan konseling merupakan suatu profesi yang diakui oleh Undang- Undang namun bagi sebagian yang lainnya itu dipandang sebelah mata. Diharapkan dengan adanya pelayanan profesional dari guru Bimbingan konseling bisa mematahkan anggapan salah mengenai bimbingan konseling dan bisa meminimalisir kesalahpahaman tentang bimbingan konseling. Dengan adanya pelayanan profesional dari guru bimbingan konseling membuktikan bahwa seorang guru adalah seorang yang benar profesional. Pelayanan profesional yang dilaksanakan oleh guru bimbingan konseling menandakan seorang guru bimbingan konseling layak untuk menjadi seorang guru. Dan dengan profesionalnya ini bisa meminimalisir kesalahpahaman tentang bimbingan konseling