Fina Uzlifatil Jannah
Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Lembar Kerja Matematika Siswa SMA Materi Kombinatorika Berbasis SDGs 9 (Industri, Inovasi, Dan Infrastruktur Dias Fauziana Lathifah; Fina Uzlifatil Jannah; Ahmad Maulana
Indonesian Mathematics Education Journal Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/imej.v3i1.75

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran penting, tetapi masih dianggap sulit dan kurang menarik oleh banyak siswa. Kondisi tersebut berpengaruh pada kurangnya capaian belajar siswa, termasuk di Indonesia. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, pembelajaran sering kali tidak melibatkan situasi nyata atau kontekstual. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) poin 9 untuk materi kombinatorika. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (R&D) dengan model 4D (define, design, develop, disseminate), yang dimodifikasi hanya hingga tahap develop. Validitas LKPD diuji oleh dua validator ahli menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima aspek dinilai "Sangat Baik", sementara aspek tampilan berada pada kategori "Baik" dan memerlukan revisi kecil. LKPD ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa secara kontekstual. Meskipun LKPD ini sudah cukup baik dan akurat, penelitian selanjutnya disarankan menguji efektivitas LKPD melalui uji coba langsung serta mengintegrasikan teknologi untuk meningkatkan interaktivitas.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS DITINJAU DARI PSYCHOLOGICAL RESILIENCE SISWA Fina Uzlifatil Jannah; Edi Irawan
Refleksi: Jurnal Riset dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/refleksi.v4i2.25419

Abstract

Kemampuan berpikir analitis merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran matematika, namun masih tergolong rendah karena siswa cenderung menghafal prosedur tanpa memahami konsep secara mendalam. Selain itu, faktor internal seperti psychological resilience turut memengaruhi kemampuan siswa dalam menghadapi kesulitan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir analitis siswa, menganalisis pengaruh psychological resilience, serta mengkaji interaksi antara model pembelajaran dan psychological resilience. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen dan desain faktorial 2×3. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen dengan Discovery Learning dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir analitis dan angket psychological resilience. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Discovery Learning lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir analitis dibandingkan pembelajaran konvensional. Selain itu, psychological resilience berpengaruh terhadap kemampuan berpikir analitis siswa, dan terdapat interaksi antara model pembelajaran dan psychological resilience. Dengan demikian, penerapan Discovery Learning yang memperhatikan kondisi psikologis siswa dapat meningkatkan kemampuan berpikir analitis secara optimal.   Analytical thinking skills are essential in mathematics education, yet they remain relatively underdeveloped because students tend to memorize procedures without deeply understanding the underlying concepts. Additionally, internal factors such as psychological resilience influence students’ ability to cope with learning difficulties. This study aims to analyze the effect of the Discovery Learning model on students’ analytical thinking skills, examine the influence of psychological resilience, and investigate the interaction between the learning model and psychological resilience. This study employs a quantitative approach using an experimental design with a 2×3 factorial design. The sample consists of two classes: an experimental class using the Discovery Learning model and a control class using conventional instruction. Data were collected through an analytical thinking skills test and a psychological resilience questionnaire. The results indicate that Discovery Learning is more effective in enhancing analytical thinking skills compared to conventional learning. Furthermore, psychological resilience influences students’ analytical thinking skills, and there is an interaction between the learning model and psychological resilience. Thus, the implementation of Discovery Learning that takes students’ psychological conditions into account can optimally enhance analytical thinking skills.