Rofiq Abidin
Fakultas Agama Islam, Program Studi Hukum Keluarga Islam, Universitas Sunan Giri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bimbingan dan Pendampingan Anak LKSA Suara Hati Terhadap Ancaman Judi Online Rofiq Abidin
Melayani: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Melayani : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/melayani.v2i1.192

Abstract

Generasi menjadi harapan suatu bangsa untuk menjadi penerus pembangunan peradaban selanjutnya. Pun juga generasi bangsa yang sedang berada di Panti Asuhan Suara Hati, yang berlokasi di Perum Puri Maharani Blok A2 No. 1 Desa Masangan Wetan Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo. Sebagai generasi harapan bangsa yang hidup pada era digital, maka mengendalikan diri dalam mengakses internet menjadi tantangan tersendiri bagi pengurusnya. Mengingat, anak-anak panti asuhan diberikan ruang untuk menggunakan handphone bagi anak asuh yang menempuh pendidikan tingkat SMP dan SMA. Yang dalam aksesnya banyak tawaran judi online, baik secara terang-terangan, maupun secara halus. Penelitian ini menyajikan hasil pengabdian kepada masyarakat untuk melakukan pencegahan generasi terpapar dari kegiatan judi online. Khsusunya bagi anak asuh Panti Asuhan Suara Hati Sidoarjo. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang menekankan kepada pendalaman atas permasalahan secara general. Dengan melakukan pemahaman klasikal dan wawancara secara interpersonal kepada anak-anak asuh Panti Asuhan (LKSA) Suara Hati. Adapun hasilnya, bahwa anak-anak LKSA Suara Hati Sebagian besar tidak mengetahui perihal judi online, sebagain juga tidak menyadari saat melakukan judi online dan ada yang melakukan judi online secara sengaja karena membutuhkan uang untuk pemenuhan kebutuhan pribadi.
Tadabbur Al Qur’an Kepada Single Parent Majelis Keluarga Bahagia Persada Jatim Indonesia Dalam Kemandirian Keluarga Rofiq Abidin
Melayani: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Melayani : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/melayani.v2i2.243

Abstract

Orang tua tunggal merupakan tantangan tersendiri dalam kehidupan berkeluarga. Status single parent memiliki tanggung jawab besar atas keluarga yang dinaunginya. Pun juga single parent yang dibina oleh Perkumpulan Persada Jatim Indonesia yang rata-rata telah ditinggal mati oleh suaminya. Mereka memiliki tanggung jawab anak-anaknya yang masih sekolah, maupun yang sudah bekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan memberikan dorongan psikologis dan ekonomi kepada jama’ah yang single parent binaan Persada Jatim Indonesia melalui tadabbur Al Qur’an, sehingga dapat terus berdiri tegak melanjutkan kehidupan mereka selanjutnya bersama anak-anaknya. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif, yang menekankan kepada pendalaman atas permasalahan secara general. Dengan melakukan Tadabbur Al Qur’an dalam bentuk ; Tahsin, Tadabbur, Dialog Interaktif, Parenting Qur’ani, Terapi Dzikir Bahagia dan Motivasi usaha syariah. Hasil dari penelitian bahwa ari single parent yang berjumlah 29 orang ialah karena telah ditinggal oleh suami mereka dan rata-rata telah memiliki usaha sendiri dirumah dan online. Adapun yang 30 % masih belum memiliki aktifitas ekonomi, lantaran telah memasuki usia senja. Maka, dibutuhkan dialog dan upaya untuk memberikan motvasi dan semangat baik yang sudah memiliki usaha, maupun yang belum memiliki usaha. Single parent binaan Persada telah nyaman dengan Al Qur’an sebagai pedoman hidup mereka sepanjang hayat, selanjutnya senantiasa mendasarkan usaha kemandirian sesuai syariah islam dan menjadi kuat dengan spirit Al Qur’an yang ditadabburi serta bertanggung jawab atas keluarganya dengan kisah-kisah yang dipahami dalam Al Qur’an. Dengan harapan agar para single parent dapat survival dengan kondisi yang ada dan bertanggug jawab kepada keluarganya, baik dalam bentuk moril maupun materiil.