Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pemanfaatan Kain Tenun Khas Sambas sebagai Warisan Budaya Tak Benda: Studi Pengabdian di Dusun Semberang, Sambas Beti Yanuri Posha; Rahmawati Rahmawati; Fendi Fendi
Melayani: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Melayani : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/melayani.v2i2.320

Abstract

Kain tenun khas Sambas merupakan salah satu bentuk warisan budaya tak benda yang memiliki nilai historis dan estetika yang tinggi. Namun, minimnya inovasi serta strategi pemasaran membuat eksistensi kain tenun ini semakin terpinggirkan. Dalam rangka mengatasi masalah tersebut, pengabdian ini bertujuan untuk merancang strategi pemanfaatan kain tenun sebagai produk budaya yang mampu meningkatkan perekonomian kreatif masyarakat Dusun Semberang, Sambas. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pendidikan, pelatihan, serta pendampingan secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai nilai budaya kain tenun Sambas, pengembangan produk turunan seperti aksesoris dan suvenir, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran. Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan keberlanjutan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal dan membantu memperkuat identitas budaya masyarakat Sambas.
Konsep Emansipasi Perempuan dalam Pemikiran R.A. Kartini dan Implikasinya terhadap Pendidikan Islam Kontemporer Sadali; Beti Yanuri Posha
Jurnal Global Futuristik Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Global Futuristik : Kajian Ilmu Sosial Multidisipliner
Publisher : CV Global Research Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59996/globalistik.v4i1.1129

Abstract

This study examines the concept of women’s emancipation in the thought of RadenAjeng (R.A.) Kartini and its implications for the development of contemporary Islamic education. Although Kartini’s ideas have been widely recognized as a foundation for women’s empowerment and educational reform in Indonesia, their relevance to contemporary Islamic educational philosophy has received limited scholarly attention. This study investigates the philosophical foundations of Kartini’s emancipatory thought, its compatibility with Islamic educational principles, and its contribution to gender-responsive Islamic education. A qualitative library research approach was employed. Primary data were obtained from Kartini’s Habis Gelap Terbitlah Terang (Out of Darkness Comes Light), while secondary sources included scholarly works on Kartini, Islamic education, gender studies, and contemporary educational theory. Data were analyzed using qualitative content analysis and a critical hermeneutic approach. The findings demonstrate that Kartini viewed women’s emancipation as a holistic process that extends beyond equal educational access to include character formation, intellectual autonomy, human dignity, and social responsibility. These values align closely with the fundamental principles of Islamic education, including justice, equality, and the obligation to pursue knowledge without gender discrimination. Based on these findings, this study proposes an Emancipation- and Maslahah-Based Integrative Islamic Education Model that integrates intellectual empowerment, moral development, family leadership, social transformation, and civilizational advancement.The study contributes to the literature by offering a novel conceptual framework that reinterprets Kartini’s thought within a contemporary Islamic educational paradigm, providing theoretical and pedagogical guidance for developing inclusive, gender-responsive, and maslahah-oriented Islamic education.