Abi, Fiqhi Maulana
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN ILMU SOSIOLOGI DALAM MEMAHAMI FENOMENA MUDIK LEBARAN TAHUN 2022 Kale, Clarisa Julian; Abi, Fiqhi Maulana; Chasmala, Fortranica Clarissa Anggi; Sujarwo, Nadiya Nisa
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

THE ROLE OF SOCIOLOGY IN UNDERSTANDING THE EID HOMECOMINGPHENOMENON IN 2022 Eid al-Fitr is a big celebration for muslims. The celebration is held after muslims fast for one fullmonth in the month of Ramadan. The celebration of Eid al-Fitr or can be called lebaran, is usuallycelebrated with family and other relatives gathering. For urban people, most of whom areforeigners, the most awaited moment of Eid is going home. Homecoming is a tradition in which aperson travels back to his hometown to celebrate Eid al-Fitr. The purpose of writing this article isto explore the relationship between the role of sociology and the lebaran homecomingphenomenon in 2022. The writing of this article uses the literature review method which is realizedin the form of analyzing several journal articles. The results of writing this article are, according tosociologists, the desire of humans or individuals to gather with their extended family duringimportant events is a basic need for humans, which of course humans will naturally have bondswith their families. Homecoming will also strengthen the organic solidarity of the community,where when people before and after the holiday are sometimes busy with their respective affairs,they can forget the relationship between each other. So it can be concluded that going home ifviewed with the science of sociology is an activity in which it will encourage social interactionbetween individuals and the community which will also encourage the establishment of organicsolidarity. Hari raya Idul Fitri merupakan perayaan besar bagi umat muslim. Perayaan tersebut dilaksanakansetelah umat muslim melakukan puasa satu bulan penuh di bulan Ramadhan. Perayaan idul fitriatau bisa disebut dengan lebaran, biasanya dirayakan dengan berkumpul keluarga dan sanaksaudara lainnya. Bagi orang perkotaan yang kebanyakan dari mereka merupakan orangperantauan, momen lebaran yang ditunggu-tunggu adalah mudik. Mudik menjadi sebuah tradisidimana seseorang melakukan perjalanan pulang ke kampung halamannya untuk merayakan hariraya Idul Fitri. Tujuan penulisan artikel ini yaitu untuk menggali hubungan antara peran ilmusosiologi dengan adanya fenomena mudik lebaran tahun 2022. Penulisan artikel inimenggunakan metode literature review yang diwujudkan dalam bentuk penganalisisan beberapaartikel jurnal. Hasil dari penulisan artikel ini yaitu, menurut para ahli sosiolog, keinginan manusiaatau individu untuk berkumpul bersama keluarga besarnya disaat acara-acara pentingmerupakan suatu kebutuhan dasar bagi manusia, tentu saja manusia secara alamiah akanmemiliki ikatan dengan keluarganya. Mudik juga akan menguatkan solidaritas organikmasyarakat ketika masyarakat sebelum dan sesudah hari raya kadang sibuk dengan urusan masing-masing yang bisa saling melupakan silaturahmi antar sesama. Sehingga dapatdisimpulkan bahwa mudik jika dipandang dengan ilmu sosiologi merupakan suatu kegiatan yangdidalamnya akan mendorong terjadinya interaksi sosial antar individu dan masyarakat yang jugaakan mendorong terjalinnya solidaritas organik.