Ardini Apriliani
Universitas Pelita Bangsa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Literatur : Pemanfaatan Video Pembelajaran Interaktif Berbasis Animasi untuk Peserta Didik Sekolah Dasar Marissa Eva Listiani Marissa; Vilya Rahma Agustin; Emalia Putri; Ardini Apriliani; Maria Sentana; Mawar Septiani
Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar Vol. 1 No. Spesial Issue (2026): Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/jirpd.v2iSpesial Issue.54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah temuan-temuan penelitian terkait pemanfaatan video pembelajaran interaktif berbasis animasi pada peserta didik sekolah dasar. Sumber data diperoleh dari 15 artikel jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020–2025 dan diakses melalui Google Scholar. Artikel yang dianalisis dipilih berdasarkan kriteria tertentu, meliputi relevansi dengan jenjang sekolah dasar, penggunaan video pembelajaran berbasis animasi, serta pelaporan dampak pembelajaran. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran interaktif berbasis animasi berpotensi meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman konsep peserta didik sekolah dasar, sebagaimana dilaporkan dalam beberapa penelitian sebelumnya (Kurnia et al., 2025; Yani, 2025).Namun demikian, sebagian besar penelitian yang ditelaah masih didominasi oleh studi pengembangan media dan validasi ahli, sehingga bukti empiris mengenai efektivitas pembelajaran masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan dengan desain eksperimen atau kuasi-eksperimen yang lebih kuat untuk memperkuat temuan terkait pemanfaatan video pembelajaran interaktif berbasis animasi di sekolah dasar.
Counseling Services and Analysis of Parental Roles in Supporting Children with ADHD Symptoms: A Case Study of Elementary School Students Ria Maria Sentana; Marissa Eva Listiani; Ardini Apriliani; Mawar Septiani; Nanda; Yulia Elfrida
Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Vol 10 No 02 (2025): Volume 10 Nomor 2 2025
Publisher : Universitas Islam Ahmad dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jpdk.v10i02.4141

Abstract

Anak Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah anak yang memiliki kebutuhan khusus. Oleh karena itu, untuk kegiatan pembelajaran lebih efektif perlu adanya layanan konseling yang sesuai dengan kebutuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Pelaksanaan layanan konseling belajar untuk anak Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di Sekolah Dasar X. (2) Kesulitan yang dialami dalam pelaksanaan layanan konseling untuk anak Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). (3) Upaya tindakan dari permasalahan pelaksanaan layanan konseling belajar untuk anak Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, guru pendamping khusus, anak ADHD, dan anak non ADHD. Penelitian ini melalui pendekatan wawancara, observasi objek dan dokumentasi. Analisis menunjukkan: (1) Pelaksanaan layanan konseling untuk anak ADHD di Sekolah Dasar X sudah dilaksanakan melalui layanan khusus dengan konseling langsung dan terapi. Tujuan layanan konseling belajar untuk anak Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di Sekolah Dasar X yaitu untuk memberikan layanan konseling yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa agar dapat mencetak generasi hebat yang tidak hanya berasal dari bakat dan minat tetapi juga dari karaktek anak yang baik. (2) Unsur yang menghambat kesulitan belajar siswa ADHD yaitu unsur dari diri anak sendiri meliputi siswa kurang teliti dan kurang dalam mata pelajaran tertentu dan faktor dari lingkungan meliputi teman siswa yang cenderung tidak ingin berteman. (3) Peran interaksi orang tua dalam mendampingi anak dengan gejala ADHD (4) Strategi untuk mengatasi kesulitan layanan konseling belajar siswa Attention-Deficit Hyperactivity Disorder di Sekolah Dasar X melalui: Bimbingan Individu, Terapi, Kerjasama dengan Orang Tua