Pahruroji Harahap
UIN Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TAUHID SEBAGAI SOLUSI KRISIS MORAL DALAM EKONOMI MODERN: KAJIAN EKONOMI ISLAM Fadlan Khairi; Ferizal; Gilang Ramadhan; Luthfiah Khairunisa; M. Agus Soleh Siregar; Nur Afipah Lubis; Pahruroji Harahap; Siti Murrohmah; Tiara Kusuma
Al-Insyirah: Jurnal Pendidikan dan Konseling Islam Vol 1 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : CV. BAROKAH PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis moral dalam ekonomi modern menjadi tantangan signifikan yang mengancam keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini mengkaji tauhid sebagai solusi dalam ekonomi Islam, menekankan pentingnya nilai-nilai moral dan etika. Metode yang digunakan adalah studi literatur untuk menggali konsep-konsep fundamental ekonomi Islam. . Di era globalisasi, sistem ekonomi dunia mengalami transformasi yang memunculkan berbagai permasalahan moral dan etika. Sistem ekonomi kapitalis yang mendominasi cenderung memprioritaskan keuntungan material dan mengabaikan dimensi spiritual serta nilai-nilai moral. Islam menawarkan paradigma ekonomi berbeda dengan tauhid sebagai fondasi utamanya. Tauhid menekankan bahwa aktivitas ekonomi harus didasarkan pada kesadaran akan keesaan Allah dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam setiap transaksi ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis moral dalam ekonomi modern disebabkan oleh individualisme berlebihan, persaingan tidak sehat, kesenjangan ekonomi, dominasi korporasi besar, konsumerisme, dan dehumanisasi teknologi. Tauhid menawarkan solusi dengan menekankan bahwa semua sumber daya adalah milik Allah, dengan manusia sebagai khalifah yang bertanggung jawab. Implementasinya tercermin dalam instrumen seperti zakat dan sedekah sebagai mekanisme redistribusi kekayaan. Studi kasus di Indonesia menunjukkan efektivitas tauhid dalam mengatasi masalah korupsi dan praktik monopoli melalui penerapan prinsip kejujuran, integritas, keadilan ekonomi, dan kemaslahatan bersama. Penelitian menyimpulkan bahwa tauhid dapat menjadi panduan praktis dalam membangun sistem ekonomi berkeadilan yang mengintegrasikan nilai spiritual dan material.