p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal Placenta
Fera Asriani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH PUSKESMAS TEGAL GUBUG TAHUN 2023 Fera Asriani; Ika Pramesti
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 1 No 1 (2024): Issue Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi pada kehamilan merupakan suatu kondisi dengan tekanan darah yang meningkat secara terus menerus pada pembuluh darah. Hipertensi didefinisikan sebagai darah sistolik ≥ 140 mmHg serta tekanan darah Diastolik ≥ 90 mmHg. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor faktor terjadinya hipertensi pada ibu hamil di wilayah Puskesmas Tegal Gubug Tahun 2023. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Sampel populasi penelitian ini dari bulan Januari – Desember berjumlah 75 ibu hamil yang mengalami hipertensi diambil dari data rekam medik di Puskesmas Tegal Gubug Tahun 2023.             Dari hasil pengolahan data didapatkan 75 kasus ibu hamil hipertensi. Hipertensi paling banyak terjadi pada ibu dengan umur 20 – 35 tahun yaitu 42 orang (56%), ibu dengan paritas multipara 48 orang (64%), dengan faktor obesitas ibu obesitas 7 orang (9%) ibu tidak obesitas 68 orang (91%), dengan riwayat hipertensi terdapat 26 orang (34%).             Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah terdapat 75 kasus hipertensi di Puskesmas Tegal Gubug Tahun 2023, paling banyak terjadi pada umur 20 -35 Tahun, terutama pada ibu dengan jumlah paritas multipara, ibu yang obesitas, ibu yang riwayat hipertensi.
Pengaruh Konseling Terhadap Akseptor Kb Dalam Pengambilan Keputusan AlatKontrasepsi Pada Masa Nifas Di UPTD Puskesmas Babakan Tahun 2023 Ade Iko Roviko; Fera Asriani
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 1 No 1 (2024): Issue Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas konseling dalam masalah kontrasepsi oleh setiap tenaga kesehatan harus ditingkatkan, karena masih banyak ibu muda khususnya ibu nifas belum paham kotrasepsi apa yang harus digunakan pasca melahirkan. Ibu nifas sangat kurang mendapat informasi tentang kontrasepsi, sehingga dengan adanya konseling sejak dini, diharapkan para ibu nifas siap dalam pengambilan keputusan alat kontrasepsi yang digunakan atau dipilih. (Rika Wita Sandi, 2018) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling terhadap akseptor KB dalam pengambilan keputusan alat kontrasepsi pada masa nifas di Puskesmas Babakan Tahun 2023.Jenis  penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan penelitian yaitu one Group Pre Test Post Test. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu nifas di Puskesmas Babakan pada bulan Maret dan April 2023 sebanyak 36 orang. Teknik pengumpulan data yaitu Accidental Sampling, uji statistik menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil yang didapatkan ibu nifas sebelum diberikan konseling lebih rendah dibandingkan dengan ibu nifas setelah diberikan konseling. Hal ini didapat dari uji T-Test (uji paired sample T-Test) didapat nilai p = 0,000 artinya ada perbedaan yang signifikan antara sebelum diberikan konseling dengan setelah diberikan konseling dalam pengambilan keputusan alat kontrasepsi pada masa nifas. Dengan demikian ada perbedaan antara sebelum diberikan konseling dan setelah diberikan konseling dengan hasil 4,09.