Muhammad Romadlon Habibullah
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri, Bojonegoro, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Islamic Higher Education as Moral Safeguarding: Religious Motivations among Coastal Communities in Indonesia Zahra Ulfi Hanifah; Muhammad Romadlon Habibullah
Journal of Islamic Education Thought and Development Vol. 1 No. 2 (2026): Geographical distribution of authors: Indonesia, Nigeria, Malaysia, Kazakhstan,
Publisher : Yayasan Pendidikan Haiba Nasywa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67046/jietd.v1i2.79

Abstract

This study aims to explore the religious motivations of coastal communities in Indonesia in choosing Islamic Higher Education Institutions (PTI) as a moral and spiritual bulwark for their children. The study used a qualitative approach with a case study design to understand the religious, social, and cultural considerations underlying coastal communities' educational choice of PTI. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving parents, religious leaders, and coastal communities. The research findings indicate that strong religious traditions are a major factor influencing coastal families in choosing PTI. Parents view PTI not only as an academic educational institution, but also as a moral and spiritual bulwark capable of maintaining their children's faith, character, and behavior amidst the exposed coastal environment that is vulnerable to negative social influences. This educational choice is driven by three main motivations: protecting children's morality, fulfilling religious obligations in pursuing Islamic knowledge as an investment for this world and the hereafter, and preparing future da'wah cadres capable of independently meeting the spiritual needs of coastal communities. Furthermore, the community believes that the integration of religious and general knowledge at PTI can produce graduates who are intellectually competent and spiritually resilient in facing the uncertainties of fishing life. Islamic boarding schools (PTI) are also seen as a means of maintaining the family's Islamic identity, gaining blessings of sustenance, and achieving a balance between worldly success and eternal happiness. Thus, this study demonstrates that coastal communities' decisions to choose Islamic boarding schools (PTI) are not solely based on academic considerations, but also on the need for moral protection, strengthening religious identity, and sustaining Islamic values ​​in the lives of coastal communities. This research contributes to expanding the study of the sociology of Islamic education by positioning Islamic boarding schools (PTI) as a strategic institution in maintaining the moral and spiritual resilience of coastal Muslim communities in contemporary Indonesia.
Digital Pedagogy: Strategi dan Metode Pembalajaran Berbasis Teknologi Muhammad Romadlon Habibullah; Ummul Fathiah; Siti Nur Asiyah
THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 1 (2026): THORIQOTUNA:
Publisher : Prodi PAI IAILM Suryalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah secara drastis mengubah dunia pendidikan, khususnya dalam metode pengajaran. Isu utama yang dibahas dalam makalah ini adalah bagaimana merancang strategi dan model pembelajaran yang efektif berdasarkan teknologi informasi (TI) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Studi ini menerapkan metode tinjauan pustaka dengan menganalisis berbagai literatur yang berkaitan dengan pedagogi digital, strategi pembelajaran digital, dan model pembelajaran berbasis TI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi seperti blended learning, flipped classroom, gamifikasi, microlearning, dan kolaborasi digital dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa. Di sisi lain, model pembelajaran seperti TPACK, SAMR, dan ADDIE telah terbukti cocok untuk merancang pembelajaran digital yang efisien dan responsif. Lebih lanjut, diketahui bahwa keberhasilan pedagogi digital sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur, kompetensi guru, dan akses teknologi. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa integrasi strategi dan model pembelajaran berbasis TI merupakan kebutuhan mendesak dalam pendidikan modern, dan implementasinya harus disesuaikan dengan konteks dan sumber daya yang tersedia. Penguatan keterampilan digital bagi pendidik juga merupakan elemen penting dalam memaksimalkan implementasi pedagogi digital.
Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui E-Learning dan LMS Muhammad Romadlon Habibullah; Elsa Salsabila Habibullah; Novia Nur Safitri Habibullah; Moh Badrul Habibullah
THORIQOTUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 1 (2026): THORIQOTUNA:
Publisher : Prodi PAI IAILM Suryalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong terjadinya transformasi dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Inovasi pembelajaran melalui pemanfaatan E-Learning dan Learning Management System (LMS) menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan efektivitas, fleksibilitas, dan kualitas pembelajaran PAI di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk inovasi pembelajaran PAI melalui E-Learning dan LMS serta dampaknya terhadap proses dan hasil belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan E-Learning dan LMS mampu meningkatkan keterlibatan siswa, mempermudah akses materi pembelajaran, serta mendorong kemandirian belajar. Selain itu, penggunaan LMS juga membantu guru dalam mengelola materi, penilaian, dan interaksi pembelajaran secara lebih sistematis. Dengan demikian, inovasi pembelajaran PAI melalui E-Learning dan LMS dapat menjadi alternatif strategis dalam menjawab tantangan pembelajaran di era digital.