Sofhna Khayatun Nufs
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Oversharing pada Hubungan Interpersonal Gen Z terhadap Privasi di Media Sosial Sofhna Khayatun Nufs
Lex: Journal of Social Sciences and Humanities Perspectives Volume 1 Issue 1, 2026
Publisher : Lex: Journal of Social Sciences and Humanities Perspectives

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oversharing, Interpersonal Relationships , Privacy, Social media, Generation Z Munculnya media sosial sebagai bentuk media baru telah mengubah cara Generasi Z berkomunikasi dan berinteraksi. Media sosial kini bukan sekadar alat berbagi informasi, melainkan juga wadah untuk mengekspresikan diri, membentuk identitas, dan mencari validasi dari orang lain. Seiring dengan itu, muncul kecenderungan untuk berbagi informasi pribadi secara berlebihan, yang dikenal sebagai oversharing. Perilaku ini menjadi perhatian karena dapat merusak hubungan antarindividu dan membahayakan privasi, terutama bagi Generasi Z yang tumbuh besar di era digital.Penelitian ini berfokus pada pengaruh oversharing terhadap hubungan interpersonal Generasi Z dan dampaknya terhadap perlindungan privasi di media sosial. Penelitian ini menggunakan konsep oversharing, komunikasi interpersonal, dan media sosial sebagai media baru yang interaktif dan melibatkan partisipasi aktif pengguna. Kerangka teori ini membantu memahami bagaimana intensitas berbagi informasi pribadi dapat mengaburkan batasan antara kehidupan pribadi dan publik, serta bagaimana hal itu memengaruhi dinamika hubungan sosial, termasuk kenyamanan, kepercayaan, kualitas komunikasi, dan potensi perselisihan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui tinjauan pustaka. Data dikumpulkan dari jurnal ilmiah nasional, artikel akademik, dan berbagai sumber literatur yang relevan dengan oversharing, Generasi Z, hubungan interpersonal, dan isu privasi di media sosial. Data tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis dengan mengelompokkan temuan berdasarkan tema utama.Hasil penelitian menunjukkan bahwa oversharing dapat memperburuk kualitas hubungan interpersonal, meningkatkan risiko miskomunikasi dan konflik, serta mengancam privasi individu. Penggunaan media sosial yang intensif juga memperkuat normalisasi oversharing yang didorong oleh kebutuhan akan pengakuan dan validasi sosial. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan literasi digital, kesadaran etika dalam menggunakan media sosial, dan kemampuan individu dalam mengelola informasi pribadi demi menciptakan interaksi digital yang sehat, aman, dan bertanggung jawab